DaerahSitubondo

Pengarahan Forkopimda terhadap penambang legal Situbondo

BeritaNasional.ID, SITUBONDO – Pengarahan penambang legal bertempat di lantai dua Pemkab Situbondo dihadiri Bupati Situbondo H. Dadang Wigiarto S.H, Kapolres Situbondo, Dandim 0823, Kajari Situbondo dan 13 Penambang legal serta para undangan yang lain, Kamis (27/8/2020).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Situbondo, H. Dadang Wigiarto S.H mengatakan bahwa selama ini penambang – penambang liar yang tidak berizin tidak hanya menimbulkan dampak lingkungan, dampak sosial, namun juga kerugian terhadap daerah sehingga pendapatan daerah menjadi berkurang.

“Partisipasi ini kami ucapkan terimakasih dan dukungan Forkopimda terhadap penambang legal menunjukkan bahwa komitmen untuk memperbaiki situasi dan kondisi penambangan ini semakin baik,” ucap Bupati Dadang.

Bukan hanya itu saja yang dikatakan Bupati dua periode ini dihadapan beberapa awak media, Bupati pun berharap, mudah mudahan dilapangan nantinya para penambang dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan niatnya.

“Untuk proyek strategis pembangunan jalan tol kalau tidak ada perubaan jadwal tahun depan akan segera dimulai, penambang – penambang legal ini sangat memberikan suasana cukup membantu bergeraknya ekonomi, karena kalau Situbondo tidak siap akan bisa diambil penambang – penambang dri luar kota yang legal, padahal kegiatan penambangan berjalan di Situbondo dampak karambolnya sangat banyak, seperti angkutan, tenaga kerja bahkan para pedagang pasti akan berdampak positif bagi masyarakat untuk pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Penambang Legal Situbondo (PPLS) Heru Setiawan mengatakan bahwa, untuk sementara penambang legal yang tergabung dalam PPLS ada 13 anggota penambang dan kemungkinan besar masih ada susulan lagi.

“Untuk anggota penambang legal Situbondo saat ini masih 13 anggota, mungkin nanti akan ada susulan anggota lagi dengan keluarnya OP. Dan sekarang ini tambang yang berizin ada 13 penambang,” ujarnya.

tambang yang ada di Situbondo, mulai dari banyuputih sampai banyuglugur lanjut Wawan, yang berizin masih ada 13 tambang.

“Kalau komoditas yang ada di banyuputih itu hanya pasir, terus di moncel tanah uruk, di kotakan tanah uruk, sertu dan andersit ada 3 komoditas, yang di banyuglugur andersit, sertu, serta tambang di Widoro payung sertu sama batu,” pungkasnya.

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close