Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Pasokan LPG 3 Kg di Sejumlah Wilayah Sulselbar yang Terdampak Kemarau

BeritaNasional.ID MAKASSAR SULSEL–– Kondisi musim kemarau di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan dan Barat turut menjadi perhatian PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dalam menjaga ketersediaan LPG 3 Kg bagi masyarakat. Sejumlah daerah seperti Wajo, Sidrap, Soppeng, Parepare, Barru, dan Pinrang mendapatkan penguatan pasokan melalui mekanisme extra dropping yang dilakukan secara selektif selama minggu ketiga hingga minggu keempat Agustus. 31 Agustus.
Penguatan tersebut disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan di masing-masing wilayah. Pertamina melakukan pemantauan terhadap pergerakan konsumsi dan kondisi stok secara berkala untuk menentukan titik-titik yang membutuhkan tambahan pasokan.
Pada periode hari libur 17 dan 25 Agustus, operasional penyaluran LPG 3 Kg juga tetap berjalan dengan realisasi mencapai 200 persen dari alokasi normal harian. Kebijakan tersebut dilakukan untuk menjaga kesinambungan distribusi ketika aktivitas masyarakat tetap berlangsung selama periode libur.
Di luar penyaluran reguler tersebut, extra dropping kembali diberikan pada sejumlah wilayah yang mengalami peningkatan kebutuhan. Secara keseluruhan, dukungan pasokan LPG 3 Kg pada periode tersebut mencapai 229 persen dari rata-rata alokasi harian.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan penguatan distribusi dilakukan dengan melihat kondisi aktual di lapangan sehingga tambahan pasokan dapat diarahkan ke wilayah yang membutuhkan.
“Kami terus memetakan kebutuhan LPG 3 Kg di wilayah Sulselbar, termasuk daerah yang terdampak kondisi kemarau. Tambahan pasokan diberikan secara selektif dan terukur dengan mempertimbangkan kondisi stok serta perkembangan konsumsi di masing-masing wilayah,” ujar Lilik.
Menurut Lilik, kesinambungan distribusi juga sangat dipengaruhi oleh koordinasi antara Pertamina, agen, dan pangkalan. Pemantauan dilakukan hingga ke tingkat lembaga penyalur untuk memastikan pasokan yang telah ditambahkan dapat segera disalurkan kepada masyarakat.
“Penyaluran kami kawal bersama jaringan agen dan pangkalan agar tambahan pasokan dapat diterima masyarakat sesuai kebutuhan. Kami akan terus melakukan evaluasi dan menyesuaikan pola distribusi apabila terdapat perubahan kebutuhan di lapangan,” tambah Lilik.
Langkah penguatan pasokan tersebut merupakan bagian dari upaya Pertamina menjaga ketahanan energi masyarakat di tengah dinamika kebutuhan. Operasional penyaluran terus disesuaikan dengan kondisi wilayah, termasuk ketika terdapat peningkatan konsumsi yang dipengaruhi faktor cuaca maupun aktivitas masyarakat.
Pertamina mengajak masyarakat untuk menggunakan LPG 3 Kg secara bijak dan sesuai peruntukannya. Masyarakat juga diimbau membeli sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan agar distribusi dapat berlangsung secara merata dan menjangkau masyarakat yang berhak.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus memonitor kondisi stok dan penyaluran LPG 3 Kg di seluruh wilayah Sulselbar. Evaluasi berkala menjadi dasar dalam menentukan kebutuhan tambahan pasokan serta memastikan layanan energi tetap berjalan secara optimal.
Masyarakat yang membutuhkan informasi terkait produk dan layanan Pertamina maupun menemukan kendala atau indikasi pelanggaran dalam penyaluran LPG dapat menghubungi Pertamina Customer Solution (PCS) 135. Setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
Media Contac Lilik Hardiyanto Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi



