DaerahJawa TimurRagamSitubondo

Perum Bulog Siap Menyerap Gabah dan Beras Petani Sebanyak Banyaknya

BeritaNasional.ID – SITUBONDO Kepala Perum Bolog Sub Divre Bondowoso – Situbondo, Rudy Prasetya mengatakan, Bulog siap menyerap gabah dan beras petani maupun pemilik penggilingan di wilayah Kabupaten Situbondo dan Bondowoso, Kamis (25/3/2021).

“Kita memang dapat tugas dari pimpinan di pusat untuk melakukan penyerapan gabah maupun beras petani atau pengelingan sesuai dengan harga yang telah ditentukan pemerintah agar ada stabilitas harga di tingkat petani. Kita terus berupaya melakukan penyerapan beras dan gabah di dua kabupaten yakni Situbondo dan Bondowoso,” kata Rudy Prasetya.

Untuk di Kabupaten Situbondo, sambung Rudy, sudah ada penyerapan sementara sekitar 80 ton beras. Sedangkan di Kabupaten Bondowoso di Gudang Kembang ada 175 ton beras. “Serapannya memang saat ini masih rendah, tapi kita terus berupaya agar penyerapan beras maupun gabah tersebut tercapai secara maksimal,” jelas Rudy.

Lebih lanjut, Rudy mengatakan, berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan RI N0. 24 tahun 2020 , harga pembelian pemerintah (HPP) beras per kilo gramnya sebesar Rp. 8.300 dan sudah berada di gudang bulog. Sedangkan gabah kering giling per kilo gramnya Rp. 5.300 sudah ada di gudang bolog. “Target penyerapan gabah maupun beras dari petani yang ditentukan dari kantor pusat cukup banyak. Namun belum disambut dengan para mitra,” jelas Rudy.

Untuk sementara, sambung Rudy, target penyerepan beras maupun gabah di Kabupaten Situbondo sebanyak 1000 ton. Sedangkan, untuk wilayah Kabupaten Bondowoso sebanyak 2000 ton. “Sebenarnya kita akan menyerap sebanyak-banyaknya. Namun, kita akan melakukan evaluasi pada bulan April 2021 nanti,” pungkasnya.

Sementara itu, stok beras yang ada di gudang bolog Bondowoso dan Situbondo saat ini mencapai 12.900 ton. “Di Perum Bulog sekarang ini tersedia cadangan beras untuk wilayah Bondowoso sebanyak tujuh ribu dua ratus ton, sedangkan untuk di wilayah Kabupaten Situbondo sebanyak lima ribu tujuh ratus ton. Cadangan beras ini bisa mengantisipasi atau menstabilkan gejolak harga beras menjelang puasa hingga idul fitri 2021,” pungkasnya.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button