Lumajang

Program DAK PPKT Desa Senduro, Relokasi dan Bangun Rumah Baru Dikeluhkan Warga

BeritaNasional.ID, LUMAJANG JATIM- Program DAK PPKT (Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu) yang merupakan program kolaborasi pemerintah pusat dan daerah (melalui Dana Alokasi Khusus) untuk meningkatkan kualitas lingkungan permukiman kumuh menjadi layak huni, sehat, dan berkelanjutan.

Program ini berfokus pada penataan kawasan terpadu, meliputi perbaikan rumah (RTLH), jalan, drainase, air minum, sanitasi, dan pengelolaan sampah di desa Senduro Kecamatan Senduro kabupaten Lumajang tahun 2025.

Sementara itu, Bantuan DAK PPKT sudah selesai di laksanakan pada akhir tahun 2025, namun masih menyisakan permasalahan serius di masyarakat pasalnya pembangunan rumah warga tersebut diduga asal jadi dan di keluhkan warga, hal tersebut di katakan salah satu penerima manfaat Sum yang mendapatkan bantuan sebesar 50 juta.

“Ini pak bisa di lihat dinding masih belum di kerjakan sampai selesai, katanya uangnya sudah habis,” ujarnya

Lanjut penerima manfaat, dirinya mengeluarkan anggaran sendiri (swadaya) untuk membangun lantai rumahnya yang mana menurutnya lantai rumahnya tidak di kerjakan sehingga menggunakan anggaran sendiri agar terlihat selesai.

Salah satu plesteran/acian di rumah penerima manfaat

“Katanya uang jata (red:dana bantuan) saya sudah habis pak, akhirnya lantainya saya biayai sendiri, lampu hias depan ini saja saya hanya di kasih satu, itu pun gak nyala,” ungkapnya

Namun mirisnya di rumah Sum, terlihat di dalam rumah pekerjaan asal jadi, tembok dalam di plester/aci ala kadarnya, atap hanya rangkaian plafon seakan menunjukkan bahwa pembiayaan habis tak tersisa.

Terpisah penerima manfaat yang tidak mau di sebut namanya, juga menyampaikan pembangunan rumah milik anaknya masih belum di serah terimakan bahkan dirinya tak mau menandatangani pernyataan penyelesaian pekerjaan. 

“Surat pernyataan seakan terkesan di paksakan sementara waktu itu bangunan rumah masih belum selesai,” ujarnya 

Mirisnya lagi, pembangunan pagar milik warga, dengan dana Rp 15 juta hanya di bangunkan kurang lebih 6 meter lurus.

Kepala Bidang Perumahan dan Pemukiman Dinas Perumahan dan pemukiman kabupaten Lumajang Ernowo mengklaim pekerjaan sudah sesuai RAB dan sudah selesai di kerjakan.

“Sudah sesuai RABnya, dan sudah selesai di kerjakan,” ujarnya 

Masih menurut Ernowo, Total Bantuan kegiatan DAK PPKT Bidang Perumahan sebanyak 95 unit meliputi Kegiatan Pembangunan Baru sebanyak 9 Unit dengan anggaran masing-masing 70 juta, Kegiatan Peningkatan Kualitas Rumah Swadaya sebanyak 58 unit dengan anggaran masing-masing 30 juta dan Kegiatan Rehabilitasi Rekonstruksi  sebanyak 28 unit dengan anggaran masing-masing antara 10 juta s/d 70 juta tergantung dari luas rumah yang terdampak pelebaran jalan lingkungan.

“Dari total 95 unit rumah telah dilakukan realisasi sebanyak 94 unit karena 1 penerima bantuan mengundurkan diri dari program sehingga anggaran tidak dicairkan dan dikembalikan ke negara,” ujarnya lebih jauh 

Sementara itu, Pelaksana dalam kegiatan ini adalah Kelompok Penerima Bantuan, terdapat 6 kelompok Penerima Bantuan yang masing – masing memiliki Tim Tukang Sendiri atas dasar kesepakatan kelompok.

Hingga kini masyarakat menunggu tindakan pemerintah Bupati atau Wakil Bupati ataupun pihak dinas untuk turun langsung ke setiap rumah penerima manfaat sehingga tau keadaan yang sebenarnya tidak hanya menerima laporan yang baik baik saja. 

(red)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button