Maluku

Proyek Pembangunan Perumahan Puskesmas Labi-Labi Dinilai Bermasalah Hingga Sisakan Utang

BeritaNasional.ID, Halmahera Timur – Proyek pembangunan Perumahan Puskesmas Labi-Labi di Kecamatan Wasile Utara, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) menyisakan masalah. Mulai dari kualitas bangunan hingga ke masalah utang piutang.

Berdasarkan hasil investigasi proyek yang belum difungsikan ini menghabiskan anggaran pemerintah daerah sebesar Rp362.972.000 yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2019.

Dari sisi luar, bangunan terlihat mantap, tapi dari sisi dalam baru beberapa bulan selesai dikerjakan, keramik lantai dalam bangunan tersebut sudah mulai ambruk. Diduga kontraktor hanya mengejar keuntungan ketimbang kualitas proyek.

Tak hanya itu, proyek yang diduga dikerjakan oleh kontraktor bernama Robi, yang tak lain sopir pribadi Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Haltim, Vita Sangaji, ini meninggalkan utang piutang kepada warga setempat.

Ivili, penyedia material kayu kepada wartawan BeritaNasional.ID mengaku, pihak kontraktor hingga saat ini belum menyelesaikan sisa pembayaran pengadaan kayu.

“Masi ada utang harga kayu ke kami yang belum dibayar,  kurang lebih tiga jutaan,” kata Ivili.

Keluhan yang sama juga disampaikan oleh Muhammad Asia, selaku pengusaha yang ikut melayani bahan bangunan untuk proyek tersebut.

“Masih ada sisa utang yang belum juga dilunasi oleh kontraktor, sedangkan modal yang saya gunakan untuk kebutuhan bahan bangunan tersebut saya ambil dari modal penjualan sembako saya,” kesalnya.

Mereka berdua meminta agar pihak kontraktor segera menyelesaikan utang pituang tersebut, sebelum dilaporkan ke pihak kepolisian setempat.

Sementara itu Kadis Kesehatan, Vita Sangaji saat dikonfirmasi akan melanjutkan informasi ini ke Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) terkait dengan proyek tersebut untuk ditindaklanjuti.

“Nanti saya sampaikan Ke PPK untuk sampaikan ke kontraktornya, kalo utang piutang urusan kontraktor,” kata Vita melalui pesan WhatsApp, Jumat (10/7/2020) malam tadi. (Riski Ismail)

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close