Rektor Undana Prof. Maxs Sanam Wisuda Putri Bungsu di Penghujung Masa Jabatan

BeritaNasional.ID, KUPANG — Auditorium Graha Cendana Universitas Nusa Cendana (Undana) menjadi saksi sejarah dalam perayaan Dies Natalis ke-63 yang dirangkai dengan prosesi wisuda periode ketiga.
Sebanyak 2.063 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan resmi dikukuhkan dalam suasana penuh khidmat dan kebanggaan.
Momen bersejarah ini terasa semakin istimewa karena merupakan wisuda terakhir yang dipimpin oleh Rektor Undana, Prof. Maxs Urias Ebenhaezar Sanam, menjelang berakhirnya masa jabatan pada 6 Desember 2025.
Selama empat tahun memimpin, Prof. Maxs berhasil membawa Undana meraih berbagai capaian, termasuk akreditasi unggul, yang mengukuhkan posisinya sebagai salah satu universitas terbaik di kawasan timur Indonesia.
Namun, ada hal yang membuat wisuda kali ini berbeda dan sarat makna. Di tengah ribuan wisudawan, putri bungsu Rektor, drh. Viona Mariana Dewi Sanam, turut diwisuda setelah menyelesaikan studinya di Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan (FKKH).
Prosesi pemindahan toga yang dilakukan langsung oleh sang ayah, Rektor Undana, menjadi momen yang mengharukan sekaligus membanggakan.
“Ini bukan hanya kebahagiaan sebagai seorang rektor, tetapi juga sebagai seorang ayah. Sebuah momen yang akan saya kenang sepanjang hidup,” ujar Prof. Maxs.
Perpaduan antara tugas akademik dan peran keluarga dalam satu panggung menjadikan wisuda kali ini sebagai simbol dedikasi, cinta, dan pengabdian.
Dengan selesainya prosesi ini, Prof. Maxs Sanam menutup satu babak penting dalam kepemimpinannya dengan cerita yang menginspirasi banyak orang.
Perayaan Dies Natalis ke-63 dan wisuda periode ketiga ini menandai langkah Undana untuk terus melahirkan lulusan berkualitas yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global.
Dan bagi Prof. Maxs, ini adalah penutup manis sebuah perjalanan panjang sebagai pemimpin kampus kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Timur.*
(Alberto)



