Wartawan BeritaNasional.ID Terdaftar Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan
Daerah

Pj Sekda Dinilai Gagal Terjemahkan Gagasan Besar Bupati Bondowoso

Tidak Mampu Menterminasikan Kedalam RPJMD, Seperti Kering Analisa

image_pdf

BeritaNasional.ID,

BONDOWOSO – Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bondowoso, Agung Trihandono, SH MH dipandang tidak mampu menterjemahkan ide besar visi dan misi Bupati. Tawaran Bupati Bondowoso, Salwa Arifin untuk menjadikan Bondowoso Mandiri, Ekonomi, lestari, Sejahtera, adil dan terdepan (melesat) yang selalu didengungkan pada saat kampanye tahun 2018 kemarin tak mampu diterminasikan atau dijabarkan kedalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Hal ini dikemukakan oleh koordinator Laskar Aswaja, Didik Baskarianto, ketika dikonfirmasi media ini, Senin (22/4/19). Menurutnya, seharusnya Pj Sekda saat ini mampu menerjemahkan ide besar bupati sehingga arah dan kebijakan program pembangunan berjalan sesuai dengan visi dan misi yang sudah ditetapkan.

“Saya melihat Pj Sekda tidak mampu melakukan itu, dia seperti kering analisa. Akibatnya juga berdampak pada birokrasi. Dinas pertanian misalnya, akhirnya tidak bisa melakukan langkah strategis. Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga juga tidak bisa menerjemahkan ide besar ini. Akhirnya, skala prioritas pembangunan pun jadi tidak jelas,” paparnya.

Dikemukakan Didit, hingga kini tidak ada ide cemerlang dari Pj Sekda. Progam yang sebelumnya diperoleh sebagai sebuah penghargaan sejatinya adalah program bupati sebelumnya, semisal getar desa dan Bondowoso Republik Kopi.

“Tapi sekarang apa idenya, tidak ada. Pemerintahan berjalan apa adanya tanpa ada inovasi,” sergahnya.

Didit berharap agar ada langkah-langkah kongkrit untuk membangun Bondowoso lebih baik. Misalnya, OPD terkait segera melakukan langkah strategis misalnya mengembangkan agro wisata, mengembangkan potensi potensi yang dimiliki daerah agar ekonomi semakin baik.

“Salah satu upayanya adalah memangkas anggaran rutin yang tidak efektif. Kurangi acara acara seremoni, gunakan CSR untuk pengembangan ekonomi kreatif, kembangkan produk lokal dengan sama CSR sehingga masyarakat bisa menikmati apa yang menjadi ide besar Bupati,” pungkasnya. (Muhlis)

Caption : Didit Baskarianto, koordinator Laskar Aswaja

Tags
Show More

Related Articles

Close