Sekretaris FP3 Minta Bupati Evaluasi Kadisdik dan Kepala BKPSDM
Sekretaris Fraksi PPP : Satu-satunya di Dunia, Plh Sekda Mengankat Dirinya Sendiri Menjadi Kadisdik

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Pernyataan mengejutkan dilontarkan Sekretaris Fraksi PPP DPRD Kabupaten Bondowoso, Drs. H. Syamsul Hadi Merdeka, MSi. Vokalis parlemen Tenggarang ini meminta dua pejabat bahkan Baperjakatnya Bambang Soekwanto dievaluasi.
“Yang membuat carut-marut birokrasi Pemkab Bondowoso adalah geng mantan Pj Bupati Drs. H. Bambang Soekwanto, MM, mantan Plh Sekda Hj. Haeriyah Yuliati, S.Sos, MM, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan (BKP) SDM dan Baperjakat saat itu,” jelasnya.
Yang paling memalukan, kata mantan Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso ini, dan kejadian ini satu-satunya didunia, ketika Haeriyah sebagai Plh Sekda mengangkat dirinya sendiri menjadi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik).
Ini sangat berbahaya, karena Pemkab Bondowoso bukan milik perorangan atau golongan, tapi milik seluruh warga Bondowoso. Yang sangat memprihatinkan, pengangkatan Haeriyah menjadi Kadisdik dilegalisasi oleh Mahfud Junaidi, S.Sos, MM, Kepala BKPSDM.
Akibatnya, karena saat itu Haeriyah menguasai dua OPD (Plh Sekda dan Disdik) yang sangat menentukan karir Aparatur Sipil Negara (ASN), banyak yang menjadi korban. Didukung oleh Bambang, Mahfud, dan anggota Baperjakat, dengan seenaknya menaik-turunkan jabatan seseorang.
Ada beberapa pejabat yang menduduki Sekretaris OPD diturunkan menjad Kabid OPD, ada Camat digeser menjadi Sekcam, dan yang lainnya. Sementara keluarga, kroni Bambang dan Haeriyah, posisinya aman, bahkan ada yang dinaikkan jabatannya.
“Oleh karena itu, Fraksi PPP meminta kepada Bupati melakukan tracking ketika mutasi ratusan pejabat yang dilakukan oleh Bambang Soekwanto, Haeriyah, Mahfud, dan Baperjakat. Karena ini soal nasib karir ASN,” pintanya.
Pihaknya bersama Tim sedang melakukan kajian atas kebobrokan mutasi yang dilakukan Bambang Cs. Kalau dalan kajian ditemukan ada unsur pidana, maka akan dilaporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH).
Mantan Kadisdik, Dr. Drs. H. Sugiono Eksantoso, MM yang menjadi korban kebijakan Bambang Cs, siap menjadi saksi jika kasus ini dilaporkan kepada APH. “Langkah ini saya lakukan bukan karena sentiment, tapi membantu good governance dalam kepemimpinan Ra Hamid sebagai Bupati Bondowoso,” pungkasnya. (Syamsul Arifin/Bernas)



