Sinergi UMI dan Puskesmas Rappokalling Perkuat Edukasi Reproduksi bagi Calon Ibu Pertama

BeritaNasional.ID MAKASSAR SULSEL-Menyongsong persalinan pertama merupakan fase penting yang penuh antisipasi sekaligus tantangan bagi setiap wanita yang bersiap menjadi ibu. Berangkat dari kebutuhan tersebut,
Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Kebidanan, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muslim Indonesia (UMI), menggelar kegiatan edukatif bagi ibu hamil anak pertama (primigravida) di wilayah kerja Puskesmas Rappokalling, Kota Makassar.
Kegiatan bertajuk “Penguatan Literasi Kesehatan Reproduksi melalui Konseling Edukasi untuk Ibu Primigravida dalam Menyongsong Persalinan Pertama
” ini disambut antusias oleh para calon ibu. Tim dosen dan mahasiswa FKM UMI menggunakan pendekatan konseling serta edukasi interaktif guna memberikan pemahaman yang menyeluruh.
Materi yang diberikan mencakup berbagai aspek penting, mulai dari perubahan fisik dan psikologis selama kehamilan, mekanisme persalinan,
Strategi mengelola stres menjelang melahirkan, hingga bimbingan rohani berupa surah dan doa yang dapat diamalkan.
Ketua Tim Pengabdian, Nurul Husnah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan respons terhadap masih rendahnya literasi kesehatan reproduksi di kalangan ibu hamil, terutama yang baru pertama kali.
“Banyak ibu primigravida merasa cemas atau takut menjelang persalinan karena kurangnya pemahaman.
Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu mereka agar lebih percaya diri dan siap secara holistik fisik, mental, maupun spiritual,” ujar Nurul Husnah.
Selain sesi diskusi, peserta juga mendapatkan leaflet edukatif dan video pembelajaran praktis tentang mekanisme persalinan serta tips menghadapi proses melahirkan dengan tenang.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif, ditandai dengan banyaknya pertanyaan serta berbagi pengalaman dari para calon ibu.
Pihak Puskesmas Rappokalling turut mengapresiasi kegiatan ini. Mereka menilai kolaborasi antara akademisi dan tenaga kesehatan lapangan merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya persiapan persalinan.
“Kegiatan seperti ini sangat membantu kami di lapangan. Edukasi langsung dari tenaga akademik memperkuat kepercayaan diri ibu hamil dan meningkatkan kesiapan mereka menghadapi persalinan,” ujar Nurhidayati, , Bidan Koordinator Puskesmas Rappokalling.
Melalui sinergi ini, Program Studi Kebidanan FKM UMI menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak di masyarakat.
Literasi kesehatan reproduksi diharapkan menjadi fondasi bagi terciptanya keluarga yang bahagia dan generasi yang sehat.



