Stop Pungli! Dishub Ancam Pecat Jukir Tarik Parkir Gratis Di Kota Probolinggo.

Beritanasional id-Probolinggo, Jawa Timur – Diduga masih maraknya aksi Jukir menarik uang parkir yang seharusnya gratis di sejumlah jalan Panjaitan Kota Probolinggo Jawa Timur. Salah satunya di sepanjang area parkir RSUD Dr Muhammad Saleh Kota Probolinggo setempat.
Jumat (28/01/22)
Pantauan Media Beritanasional.id di lapangan salah satu pengguna parkir di area RSUD Muhammad Saleh setempat, berinisial YD warga Ketapang menuturkan, terpaksa membayar uang parkir Rp 2.000 meski tanpa diberi karcis restribusi karena mengaku tidak enak.
“Saya beri uang Rp 2.000 setiap parkir, karena merasa tidak enak. Namun uang itu nantinya dibuat apa tidak tahu,” Ujar YD saat ditemui di lokasi parkir.
Sementara itu, ratusan hingga ribuan pengendara motor melakukan parkir setiap harinya, disejumlah tempat jalan protokol Kota Probolinggo bebas parkir dan gratis.

Agus Efendi Kadis Perhubungan Kota Probolinggo saat dikonfirmasi menyatakan melalui whatsapp, pemberian uang parkir dari pemilik kendaraan didasari rasa terimah kasih dan ihklas. Juga berjanji akan memecat petugas parkir yang narik “Pungli”, di posnya karena sudah mendapatkan inkam 700 ribu rupiah perbulan.
“Kalau ada yg minta paksa uang parkir, bisa diberhentikan. Sering kita sampaikan. Dan yg diberi orang. Tdk semua memberi. Karena itu rasa terima kasih dari pengguna parkir dan ikhlas. Ya rejeki mereka,” Tegasnya Agus Efendi.
Pihak Dishub Kota Probolinggo sudah memberikan wejangan dan wawasan kepada semua Jukir di wilayah Kota Probolinggo setempat. Untuk mematuhi dan menjalankan aturan yang ada, saat melakukan pekerjaan di lapangan.
“Memberi dan narik itu tipis mas. Saya tekankan tak ada tarikan parkir, tidak boleh. Saya khawatir diberi sama yang parkir sepeda,” imbuhnya.
***Onoy



