Sukseskan HUT Himpaudi, Paguyuban TTU-Kupang Terima Rombongan Peserta Dari TTU

BeritaNasional.ID-Kupang NTT,- Masyarakat Timor Tengah Utara (TTU) yang tergabung dalam Paguyuban TTU-Kupang dan berdomisili di Kota Kupang, Provinsi NTT, kembali menerima rombongan sebanyak 30 orang dari Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (HIMPAUDI) perwakilan dari tiap sekolah yang ada di Kabupaten Timor Tengah Utara.
Rombongan terima langsung oleh Ketua Paguyuban TTU-Kupang, Mikhael Feka, SH.,MH., Wakil Ketua IV, Emanuel Richardo Asten, SP, Sekretaris Umum, Inosentius Naitio, S.Pd, Penasehat Paguyuban TTU-Kupang, Elias Koa, S.I.P dan beberapa Divisi pengurus Paguyuban TTU-Kupang di kediaman Ketua Paguyuban TTU-Kupang Selasa, 30 Agustus 2022.
Mewakili Ketua Paguyuban TTU-Kupang, Emanuel Ricardo Asten dalam pidatonya saat menerima rombongan mengungkapkan, selamat datang kepada rombongan dari (HIMPAUDI) TTU ke rumah besar keluarga TTU di kupang ini.

“Saya mewakili Paguyuban TTU-Kupang ingin menyampaikan terimakasih dan selamat datang untuk rekan-rekan pendidik HIMPAUDI TTU di keluarga Paguyuban TTU. Kami masyarakat TTU yang berada dikupang siap membantu teman-teman dari Himpaudi TTU. Kami berharap kita mampu bekerja sama untuk melancarkan kegiatan yang akan teman-teman laksanakan. Sekiranya kita saling melengkapi, kekurangan yang kita temukan kiranya akan kita penuhi bersama-sama”,kata Erick Asten.
Ia mengatakan, agar melalui HIMPAUDI ini perlu adanya kesepakatan bersama yang dirumuskan dalam kegiatan ini. Kesepakatan ini untuk memberikan masukan bagi pemerintah dalam upaya memenuhi Misi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, yakni Pembangunan Sumber Daya Manusia terutama Pengembangan Anak Usia Dini yang Holistik dan Integratif, demi mencapai bonus demografi ditahun akan datang.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Save the Children dan juga berharap agar pengembangan implementasi Program Pengembangan Anak Usia Dini dapat bermanfaat dan dapat diterapkan di setiap wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Timur khusunya TTU, demi penyediaan akses terhadap pembangunan Sumber Daya Manusia yang berkelanjutan.
“Sekali lagi, kami berterima kasih kepada Save the Children yang sudah berkunjung ke rumah besar TTU-Kupang dan Pemerintah Provinsi NTT untuk mendidik anak usia dini khusunya bumi BIINMAFO,”jelasnya.
Sementara Ketua Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kabupaten Timor Tengah Utara, Maria Cresensia Kono Lake, S.Pd mengungkapkan, HIMPAUDI bukan taman penitipan anak, tetapi sebagai tempat mendidik anak untuk bertumbuh kembang, seiring dengan tuntutan zaman. Olehnya, dibutuhkan partisipasi semua pihak agar bisa bekerja sama.
Maria mengatakan, kedepannya HIMPAUDI mendapat perhatian dari pemerintah berupa dukungan anggaran, mengingat selama covid 19 mengancam eksistensi negara. Dampaknya dunia pendidikan pun luput dari pembelajaran tatap muka, sehingga peningkatan kompetensi tenaga didik dipandang perlu berupa tatap muka seperti ini”,jelasnya.
Ia menilai, masih ada perlakuan berbeda terhadap guru PAUD non formal dalam Undang-Undang Sisdiknas. Dia berharap guru PAUD mendapatkan pengakuan dari pemerintah dalam RUU Sisdiknas.
“Dari seluruh Indonesia bergerak untuk menyuarakan agar guru PAUD supaya tidak ada dikotomi lagi,” ujarnya.
Ia menuturkan, RUU Sisdiknas memang masih menjadi polemik tetapi dengan bersama-sama menyuarakan sebagai upaya untuk mengetuk hati pemerintah agar melihat guru PAUD.
Ia juga tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada seluruh pengurus Paguyubzn TTU-kupang. “Kami selaku Himpunan guru Paud TTU sangat bersyukur dan berterimakasih kepada Keluarga besar Paguyuban TTU-Kupang yang begitu luar biasa dalam menyambut kedatangan kami dan menyiapkan segala bentuk dukungan kepada kegiatan yang kami akan lakukan di Aula Rumah Jabatan selama 2-3 hari kedepan”, ungkapnya.
Tidak lupa juga kami menyampaikan terimakasih berlimpah kepada beberapa pejabat pada pemerintah kabupaten TTU yang sudah memfasilitasi kami sehingga kami bisa mengikuti kegiatan ulang tahun HIMPAUDI yang ke -17 di Provinsi NTT.
Ia mengaku, selama ini kami dipandang hanya seperempat mata saja, tapi dengan melihat undangan HUT Himpsudi dari Pengurus Wilayah Prov. NTT ini, kami merasa bangga dan bersyukur telah memperhatikan kami terlebih dalam situasi saat ini. Semoga dengan perhatian seperti ini bisa mendorong semangat kami, sebagai guru Paud untuk terus bertugas secara baik, profesional dan maksimal mendidik anak-anak usia dini”,katanya. (*)



