Maluku

Tabrak Regulasi, Massa Minta Copot Man Usman Dari Jabatan Camat Wasile Selatan

BeritaNasional.ID, Halmahera Timur – Ratusan masyarakat gelar aksi protes terhadap kebijakan Camat Wasile Selatan, aksi yang berlangsung di Kantor Kecamatan Wasile Selatan, Kabupaten Halmahera Timur Provinsi Maluku, Senin (6/7/2020).

Aliansi Masyarakat Lingkar Tambang Bersatu Kecamatan Wasile Selatan dalam rangka aksi protes masyarakat empat desa terhadap kebijakan Camat Wasile Selatan yang berlangsung pada tanggal 2-3 Juli 2020. Senin tadi kembali mendatangi pihak kecamatan.

Aliansi Masyarakat Lingkar Tambang Bersatu mempertanyakan soal lahan dari PT. Weda Bay Nikel (WBN) dan PT. Indonesia Industri Weda Bay Park (IWIP) khususnya yang masuk di wilayah Kabupaten Halmahera Timur yang mana harus mendapatkan kesejahteraan dan berkeadilan yang dijelaskan dalam UUD 1945.

Warga juga menuntut bahwa pihak perusahan PT. WBN dan PT. IWIP harus transparan dalam administrasi peningkatan operasi produksi, juga harus memperhatikan kesejahteraan masyarakat sekitar dalam aspek lingkungan, pendidikan dan kesehatan.

Sementara koordinator aksi Aliansi Masyarakat Lingkar Tambang Bersatu, Ruslan Idris mengatakan pada sejumlah media bahwa ia mendesak pada Pemda Haltim dalam hal ini DPRD Komisi III yang menangani bagian pertambangan, untuk secapatnya mengalihkan (tali-asi) lahan 120 HK yang diberikan pada masyarakat Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, yang notabenenya lahan tersebut milik warga Kabupaten Halmahera Timur.

Ruslan juga menambahkan akan mengawal proses ini karena ini sudah menjadi kesepakatan di KURHE dengan pihak menejemenen ada dua poin penting diantaranya, mendesak Dinas Pengukuran Halmahera Timur kembali mengukur areal pertambangan dan melibatkan PemDes setempat serta masyarakat.

“Kedua Dinas Pengukuran juga harus membuka ijin IPPKH secepatnya,” tuturnya.

Berikut tuntutan Aliansi Masyarakat Lingkar Tambang Bersatu:

1. Mendesak Ketua Komisi III DPRD Hal-tim Ashadi Tajudin, agar membasilitasi dan mediasi masyarakat untuk mendesak pada pihak PT. Weda Bay Nikel (WBN) dan PT. IWIP soal berita acara kesepakatan serta data realisasi pembayaran tali-asi dengan luas 120 HK.
2. Meminta pada Dinas lingkungan hidup Hal-tim agar membuka dokumen IPPKH PT. WBN dan PT. IWIP yang masuk diwilayah Halmahera Timur.
3. Apabila Camat wasile Selatan terbukti menyalahgunakan kewenangan atas kesepakatan lahan seluas 120 HK yang masuk diwilayah Halmahera Timur maka wajib hukumnya Camat Wasile Selatan segera dicopot jabatannya oleh Bupati Hal-tim.
4. Apabila poin 1-3 tidak direspon oleh Pemda dan DPRD Hal-tim maka kami masyarakat lingkar tambang Kecamatan Wasile Selatan akan terus memboikot Kantor Perintahan Kecamatan Wasile Selatan, serta akses jalan lintas Hal-tim. (Reski Ismail)

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close