ACEHDaerah

Terkait Kekurangan Tenaga Pendidik, Ini Jawaban Bupati Mawardi Ali

Beritanasional.id, Kota Jantho– Berdasarkan keterangan dari sejumlah pihak di Kabupaten Aceh Besar, tahun 2020 ditaksirkan mencapai 400 orang jumlah tenaga pendidik yang bakal berkurang, karena faktor pensiun.

Disebutkan, saat ini jumlah kekurangan Guru yang sudah tercatat mencapai 200 orang, kekurangan tersebut dominan terdapat di daerah pendesaan. Sedangkan untuk tahun 2020 ditaksirkan jumlah guru PNS akan bertambah hingga 200 orang lagi.

Dengan demikian, secara otomatis jumlah tenaga pendidik di daerah tersebut akan berdampak.

Sementara, Bupati Aceh Besar, Ir. Mawardi Ali, kepada awak media mengatakan Pemkab Aceh Besar sedang berupaya untuk mengisi kekurangan tersebut dengan sejumlah tenaga pendidik baru.

“Usulan sudah kita sampaikan kepada Menteri ARB ke jakarta, mengingat terkait dengan realisasi ASN merupakan tanggungjawab dan atas keputusan pemerintah pusat,” kata Mawardi Ali di dampingi Kabag Humasnya, Muhajir di Ruang kerja Bupati di Kota Jantho, Aceh Besar – Aceh, Senin (2/9/19).

Jumpa pers yang digelar di ruang kerjanya itu, Mawardi Ali juga menyebutkan sejumlah program peningkatan mutu pendidikan yang telah dilakukan dan kini sedang berjalan baik dan lancar. Salah satunya adalah Program Sistem Pendidikan Terpadu (STP) yang diterapkan sejak awal periodenya, telah terbukti mampu memberikan nilai tambah bagi siswa, terutama di sektor ilmu agama.

“Hasil evaluasi atas program STP sangat baik dan mendapat hasil positif, bahkan kita baru baru ini juga telah mempersentasikan kepada daerah lain dan di hadapan pemerintah pusat, jika program STP, punya nilai tambah, terutama di sektor ilmu agama islam,” sebut Bupati yang sudah bertambah titel di depan namanya ini karena baru usai menunaikan ibadah haji di Tanah suci mekkah Almukarramah H.Ir.Mawardi Ali.

Sebelumnya, Bupati Aceh Besar serta seluruh jajarannya dan Tenaga pendidik se Aceh Besar, melakukan upacara memperingati Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) ke- 60 tahun 2019, Bupati Mawardi Ali bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Dalam amanat Inspektur Upacara, Mawardi Ali, mengajak semua pihak Melalui momentum Hari Pendidikan Aceh ini dapat memperkuat tekad untuk dapat melahirkan generasi muda Aceh yang cakap, religius, kreatif, inovatif, inventif, pekerja keras, berdaya saing tinggi, serta memiliki karakter keacehan yang kental.

“Dengan generasi muda yang berkualitas, insya Allah kita akan mampu membawa perubahan menuju “Aceh Hebat” di masa mendatang” papar Mawardi Ali. (Alan)

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close