Undana Gelar PKKMB 2025 dengan Konsep Hybrid, Siap Sambut Ribuan Mahasiswa Baru

BeritaNasional.ID, KUPANG — Universitas Nusa Cendana (Undana) bersiap menyambut ribuan mahasiswa baru melalui program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025.
Kegiatan ini akan mengusung konsep hybrid, memadukan pertemuan luring dan daring agar semua mahasiswa dapat mengikuti rangkaian pengenalan kampus secara maksimal.
PKKMB tingkat universitas dijadwalkan berlangsung 25 Agustus 2025 di Grha Undana, sementara kegiatan tingkat fakultas telah lebih dulu dimulai sejak 19 Agustus 2025.
Menghadapi keterbatasan daya tampung gedung, panitia hanya dapat mengakomodasi sekitar 700 mahasiswa secara luring, sementara ribuan mahasiswa lainnya mengikuti secara daring melalui platform Zoom.
“Kami sudah siap sembilan puluh persen hingga hari ini,” ungkap Siprianus Suban Garak, salah satu perwakilan panitia.
Ia menegaskan, konsep hybrid ini menjadi langkah strategis agar setiap mahasiswa merasakan pengalaman pengenalan kampus secara setara, tanpa mengurangi kualitas.
Meski sebagian besar hadir secara daring, panitia memastikan materi PKKMB tetap komprehensif dan interaktif. Materi mencakup pengenalan kehidupan berbangsa, bela negara, hingga sistem pendidikan tinggi di Undana. Pembahasan yang lebih spesifik akan diberikan di tingkat fakultas.
Tak hanya itu, seluruh organisasi kemahasiswaan (ormawa) juga dilibatkan, mulai dari BEM, BLM, hingga berbagai UKM, untuk memperkenalkan diri. Hal ini diharapkan membantu mahasiswa baru menemukan wadah pengembangan diri sesuai minat dan bakat mereka.
“PKKMB ini penting agar mahasiswa tidak mengalami shock culture saat memulai perkuliahan,” tegas Siprianus.
Pelaksanaan PKKMB 2025 mengacu pada pedoman Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Prinsip utama yang ditekankan adalah pengenalan kampus yang sehat, edukatif, dan bebas perpeloncoan, agar mahasiswa siap secara mental maupun akademik.
Persiapan teknis telah hampir rampung, mulai dari sarana prasarana, pembagian jadwal daring-luring, hingga mekanisme interaksi mahasiswa selama kegiatan. Panitia optimistis, PKKMB akan berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Kegiatan ini bukan sekadar transfer informasi akademik, tetapi juga menjadi ajang membangun jejaring sosial, mengenalkan budaya organisasi, dan memotivasi mahasiswa untuk aktif berkontribusi di luar perkuliahan.
Melalui PKKMB 2025, Undana menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pengenalan yang inklusif dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Format hybrid ini menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk menciptakan pengalaman inspiratif bagi mahasiswa baru—sebagai gerbang awal perjalanan mereka menuju generasi berkarakter, berdaya saing, dan siap membangun bangsa.*
(Alberto)



