Daerah

Wakil Ketua KIP Aceh Agusni AH : Pemilu, Rakyat Garda Terdepan Untuk Penentu Masa Depan

BeritaNasional.ID | BANDA ACEH — Pemilu bukan sekadar ajang raih kekuasaan dan jabatan. Tapi merupakan sarana menunjang  masa depan menuju negeri baldatul, taibatun warabbur ghafur.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua KIP Aceh Agusni AH melalui Press Realase yang diterima BeritaNasional.id, Selasa (26/12/2023).

Untuk itu, Agusni AH meminta segenap rakyat mesti berada di garda terdepan, hadir memilih sebagai penentu terhadap pemilu bukan sekadar ajang perebutan kekuasaan dan jabatan. Disamping itu sebagai olah budaya untuk meningkatkan mutu budaya demokrasi.

”Masyarakat menginginkan kemajuan dan kemartabatan bangsa, bukan menjadikan pemilu sekadar ajang perebutan kekuasaan dan jabatan semata,” katanya.

Pemilu menurutnya, lebih dari sekadar olah politik, tetapi juga olah budaya untuk meningkatkan mutu budaya demokrasi agar tumbuh subur dan kuat mengakar menjadi budaya rakyat.

Menurutnya dengan hadirnya rakyat ditengah gelaran pesta demokrasi (Pemilu-red) sebagai suatu upaya mendasar bagi kemaslahatan umat itu sendiri.

” Pemilu sarana paling tepat dalam menentukan kesejahteraan masa depan sebuah bangsa,” jelas Agusni yang juga sebagai Ketua Divisi SDM KIP Aceh.

Sehingga sambungnya, Tak ayal, Pemilu juga sebagai kesempatan awal bagi setiap negara yang menganut sistem demokrasi untuk lebih bermartabat, kuat dan disegani dunia.

Agusni AH berpesan agar Pemilu 2024 tidak semata-mata digelar untuk mengisi jabatan presiden dan wakil presiden, serta kursi-kursi DPR.

Selain sebagai proses pembelajaran politik untuk mendewasakan berdemokrasi, menurutnya pemilu merupakan titik tolak awal estafet kepemimpinan menuju Indonesia yang sejahtera, berkeadilan, dan bermartabat.

”Maka, marilah kita serukan untuk hadir di TPS pada 14 Februari 2024 mendatang. Jika rakyatnya bersatu padu dengan pemimpinnya membangun negeri yang baldatul, taibatin warabbur ghafur,” ujarnya mengakhiri.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button