Sulawesi

Wujudkan Lingkungan Bebas Narkoba, Rutan Bantaeng Gelar Penggeledahan Pada Blok Hunian WBP

image_pdf

Beritanasional.Id-Bantaeng – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Bantaeng kembali menggelar penggeledahan terhadap Blok dan Kamar Warga Binaannya pada hari ini Sabtu, (19/01) yang dimulai pada pukul 08:00 WITA yang dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Amir dengan mengikut sertakan 4 pegawai senior dan 2 CPNS Rutan Bantaeng.

Total ada 2 Blok 4 kamar yang digeledah oleh para petugas yaitu pada Blok A kamar 2 juga pada Blok B kamar 7, 8, dan 9.

Dengan menggunakan pakaian training olahraga, petugas Rutan Bantaeng menggiring warga binaan satu persatu untuk digeledah sebelum keluar dari blok dan kamar hunian.

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Kelas II B Bantaeng, Amir mengungkapkan bahwa kegiatan penggeledahan ini merupakan suatu bentuk kewajiban bagi para petugas untuk menciptakan suasana yang kondusif di dalam lingkungan Rutan Bantaeng.

“Dengan menyita barang-barang yang bersifat akan mengganggu ketertiban atau berpotensi akan digunakan sebagai senjata saat terjadi kericuhan, secara langsung lingkungan Rutan Bantaeng Insya Allah akan terhindar dari berbagai kejadian-kejadian yang bersifat merugikan seperti pelarian, kericuhan bagi warga binaan dan lain-lain”. Ungkap Amir.

Sementara itu, Muhammad Ishak, Kepala Rutan Kelas II B Bantaeng menyatakan bahwa Kegiatan ini merupakan salah satu pencegahan terhadap peredaran barang-barang terlarang yang akhir-akhir ini marak didapati pada beberapa Lembaga Pemasyarakatan ataupun Rumah Tahanan Negara di berbagai wilayah di Indonesia.

“Kegiatan ini sebagai suatu wujud Antisipasi dari Rutan Bantaeng untuk mewujudkan WBP bebas dan tidak tersentuh dengan yang namanya barang-barang haram (Narkoba). Saya pun tidak bisa mengatakan bahwa Rutan Bantaeng itu 100% bebas dari Narkoba. Namun, kami akan berusaha sekeras mungkin untuk memaksimalkan bagian pengamanan khsusunya pada bagian Petugas P2U dan Petugas Penggeledahan agar bisa bekerja semaksimal mungkin”. Pesan Ishak (*)

Kontributor : Rutan Bantaeng

Show More

Related Articles

Close