Ragam

Smile Trand Gelar Oprasi Sumbing

Smile Trand Gelar Oprasi Sumbing

image_pdf

Berita Nasional.ID.Polman Sulbar — Sebanyak 21 pasien Bibir Sumbing dan Celah langit lolos kesehatan dari 32 data pasien yang terdata akan dioprasi di RS Bhakti Kasih jalan jalur 2 Pekkabata Polman , Sabtu ( 12/1).

Kegiatan oprasi Bibir Sumbing yang dilaksanakan di RS Bhakti Kasih secara gratis merupakan program kegiatan Smile Trand Indonesia bekerja sama dengan yayasan Senyum Sejahtera diketuai oleh Dr.Yantoko .SpBP.RE , kegiatan oprasi Bibir Sumbing dan celah langit berlangsung selama 2 hari yakni dari tanggal 11 januari sd 12 januari hari ini terang Ahmad Koordinator Smile Trand Sulbar .

Penangangan pasien dalam ruang oprasi (foto yuni)

Pada hari pertama kegiatan , 10 pasien bibir sumbing yang akan dioprasi dan pada hari ke 12 Januari 2019 sebanyak 11 pasien dengan rincian untuk pasien Bibir Sumbing 7 orang pasien dan celah langit 14 pasien , kegiatan oprasi bibir Sumbing dan Celah Langit dilakukan dalam setahun 2 bulan sekali jelas Ahmad , lebih lanjut Ahmad mengatakan adapun segala biaya selama oprasi sampai tahap penyembuhan digratiskan bagi pasien semua ditanggung oleh Smile Trand Indonesia , untuk pendaftaran yang kami bantu minimal 20 pasien maximalnya 50 orang pasien untuk masyarakat Sulbar namun kami tidak membatasi pendaftaran , kami tetap membantu dan menerima jika sekiranya ada yang datang dari luar prov Sulbar , cukup mereka membawa foto copy kartu keluarga namun seandainya merekapun tak memiliki KK maka kami pihak Smile Trand Indonesia tetap akan membantu , program kegiatan ini bersifat kontinyu dan oprasi bibir Sumbing yang diadakan RS Kasih Bhakti merupakan yang ke 3 kalinya dimana sebelumnya dilaksanakan pada bulan Juni , dan september 2018 , dan hari ini dibulan Januari 2019 , jumlah keseluruhan pasien yang telah kami bantu sebanyak 100 pasien selama 3 kali kegiatan , dan pada bulan maret 2019 nanti kembali Smile Trand akan menggelar oprasi bibir Sumbing ke 4 kalinya , kesisahan dari yang belum dioprasi hari ini terang Ahmad .

Pasien terjauh saat ini datangnya dari Topoyo Kab Mamuju 1 pasien , Kab Mamasa juga 1 pasien selebihnya dari Kab Polman , kalsifikasi umur tertua yang dioprasi berumur 22 tahun dan termuda bayi berumur 4 bulan , seperti Azizah balita umur 1 tahun 6 bulan putri dari pasangan Basirah dan Sumaila asal Campalagian , oprasi yang akan dilakukan merupakan oprasi ke 2 kalinya , jauh sebelumnya Asizah dioprasi bibir sumbing dan untuk yang ke 2 kalinya oprasi Celah Langit , dalam pelaksanaan oprasi bagi pasien ditangani 1 Dokter dan 1 anastesis , pasca penyembuhan jika pasien telah kembali kedaerah masing – masing , pengobatan lanjutan tahap penyembuhan pasien tetap digratiskan , kami pihak Smile Trand Indonesia telah bekerja sama denga IBI , mereka diarahkan menemui Bidan desa untuk mengontrol kesehatan pasien pasca oprasi , apapun kendala pasien pihak Smile Trand akan membantu dan tetap mengratiskan terang Ahmad .

” Namun kami sangat sayangkan karena setiap kegiatan oprasi bibir sumbing di RS Bhakti Kasih , pihak pemerintahan kab Polman dalam hal ini Bupati Polewali Mandar , tidak sekalipun datang meninjau langsung kegiatan Smile Trand bahkan surat yang kami layangkan ke Pemkab Polman dan istansi terkait tidak mendapat tanggapan sama sekali , tidak menunjukkan rasa solidaritas kecuali dinas kesehatan melalui puskesmasnya . Kami dari Smile Trand mengharapkan Sinergitas pemerintahan setempat terhadap kegiatan kemanusiaan yang kami lakukan karena sejauh ini Bupati Polman tidak pernah menampakkan wajahnya untuk memberi dukungan terhadap kami pada setiap kegiatan , apa lagi pasien terbanyak yang kami oprasi adalah dari kab Polman , kegiatan program Smile Trand diawasi langsung oleh WHO dimana Indonesia berada pada urutan 3 dari 33 negara dalam daftar WHO .” Harap Ahmad kepada beberapa media .

Show More

Related Articles

Back to top button
Close