DaerahHeadlineJawa TimurRagamSitubondoTNI Dan Polri

Pangdam V/Brawijaya Kunjungi Situbondo, Dua Satuan Baru TNI Siap Dibangun di Lahan Perhutani

BeritaNasional.id, SITUBONDO — Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Rudy Saladin, M.A.. melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi daerah tersebut, seiring rencana pembangunan dua satuan baru TNI di wilayah hutan produksi milik Perhutani. Rabu (3/6/2026).

Komandan Kodim Situbondo, , mengungkapkan bahwa Situbondo akan menjadi lokasi pembangunan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) dan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP).

“Ini suatu kebanggaan bagi Situbondo karena akan dibangun dua satuan sekaligus. Total lahan yang disiapkan mencapai sekitar 110,95 hektare,” ujar Ferry kepada awak media.

Ia merinci, luas lahan untuk brigade mencapai sekitar 38,92 hektare, sementara untuk batalyon sekitar 72,03 hektare. Saat ini, proses pembangunan masih dalam tahap persiapan sambil menunggu terbitnya Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) dari Kementerian Kehutanan.

Menurut Ferry, struktur organisasi Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan akan berbeda dari batalyon infanteri pada umumnya. Selain memiliki tiga kompi senapan, satu kompi bantuan, dan satu kompi markas, batalyon ini juga dilengkapi empat kompi tambahan.

“Empat kompi tambahan itu terdiri dari kompi pertanian, peternakan, konstruksi, dan kesehatan. Jadi total ada sembilan kompi,” jelasnya.

Pangdam V/Brawijaya dalam arahannya menekankan bahwa pembangunan satuan ini harus tetap memperhatikan hak masyarakat, khususnya kelompok tani hutan yang selama ini mengelola lahan bersama Perhutani.

Pengelolaan lahan akan dilakukan secara kolaboratif dengan kelompok tani hutan, salah satunya Kelompok Tani Hutan Agung Hijau Bersama. TNI, kata Ferry, berkomitmen mencari solusi terbaik agar masyarakat tidak dirugikan.

“Bisa berupa lahan pengganti atau pola kerja sama lain yang saling menguntungkan. Intinya, kehadiran satuan ini harus membawa manfaat, bukan justru merepotkan masyarakat,” tegasnya.

Menariknya, penamaan satuan tersebut juga mengangkat identitas lokal. Nama-nama yang digunakan terinspirasi dari satwa yang ada di .Untuk Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan akan diberi namaa “Merah Biru”, sementara batalyon dinamakan “Rusa Jantan”.

Pada tahap awal pembangunan, akan didirikan empat barak prajurit, satu dapur, serta satu garasi alat berat. Selain itu, akses jalan menuju lokasi juga akan diperbaiki dengan pengerasan sepanjang kurang lebih 650 meter.

Pembangunan fisik ditargetkan dimulai setelah izin PPKH diterbitkan, dengan target penyelesaian tahap awal pada pertengahan Juli 2026.“Harapannya sekitar tanggal 16 Juli sudah selesai, sehingga sekitar 600 personel yang akan datang bisa langsung menempati barak yang representatif,” kata Ferry.

Sembari menunggu proses administrasi di tingkat pusat, persiapan di lapangan tetap dilakukan, termasuk rencana tebang pilih pohon secara selektif untuk kebutuhan pembangunan.

Kehadiran dua satuan ini diharapkan tidak hanya memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga mendorong peningkatan ekonomi, keamanan, dan kesejahteraan masyarakat di Situbondo.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button