Sulbar

15 Tahun Mubasir, Kadis Perdagangan Kab Mamuju Sulbar : Segera Dialih Fungsikan jadi Pasar Pusat Oleh-oleh

Mamuju.Sulbar.Beritanasional.id –Mengawali tugasnya sebagai kepala Dinas Perdagangan terhitung sejak tangal 30 Desember 2019 . Kepal Dinas perdagangan kab Mamuju Prov Sulbar. Hj.Imelda Pababari.SE, dalam fungsi dan tugasnya melaksanakan sebagian urusan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan dibidang Perdagangan dan Pengelolaan Pasar, mengambil langkah membenahi pasar tradisional yang terbilang ,terbangun mubassir karena tidak difungsikan selama 15 tahun, dialih fungsikan sebagai pasar tradisional pusat Oleh-oleh kab Mamuju Prov.

Kadis Perdagangan. Hj.Imelda Malik Pababari saat terjun langsung membersihkan kios dan lapak

Dengan bantuan 6 unit Armada Damkar , 3 Unit kendaraan Badan lingkungan Hidup serta 50 personil Pasukan Satpol PP kab Mamuju diturunkan , secara snergi bersama Dinas Perdagangan melakukan pembersihan pada 174 kios dan 163 lapak .

Kepala Dinas Perdagangan dengan gaya khasnya menggunakan sepatu Laras berwarna kuning , berpakaian dinas ASN, terjung langsung menyapu dinding kios dan lapak yang tidak difungsikan selama 15 tahun.

Hj Imelda yang ditemui usai melakukan kegiatannya mengatakan, Pembersihan kios dan lapak dilakukan agar pasar tradisional yang dibangun dengan menggunakan anggaran 5 Milyard namun terbilang mubassir karena tidak difungsikan selama 15 tahun.Ucap Imelda. Senin . 20 Januari.

” Dari pada Pasar Tradisional ini tidak difungsikan, maka dirinya selaku kepala Dunas Perdagangan, mengambil sikap , melakukan pengalihan fungsi menjadi Pasar Tradisiinal Modern Oleh-oleh kab Mamuju. dengan bantuan dari Dinas Pemadam Kebakaran berupa 6 unit Damkar memungsikan armada menyeprot dan mengepel lantai kios dan Lapak, dan 3 unit kendaraan dari Lingkungan Hidup serta 50 personil Satpol PP Kab Mamuju” Ucap Imelda.

Lanjut Imelda didampingi Hariaty Akbar. kasi Pemerintahan dan keuangan yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi pembinaan sarana Dinas Perdagangan mengatakan, Pasar Tradisional Modern Pusat Oleh-oleh diperuntukkan bagi para pelaku UKM dan pedagangan yang menjual hasil Karya masyarakat Sulbar, baik berupa makanan khas Sulbar, kain Sutra , kerajinan tangan masyarakat yang merupakan hasil karya anak daerah dan masyarakat Mamuju secara khusus dan secara umum seSulbar. Urai Hj.Imelda.

“ Saat ini dirinya telah mendata langsung sebanyak 29 pedagang oleh-oleh dan mereka menyatakan diri siap ditempatkan berdagang pada pasar tradisional modern pusat oleh-oleh Ucap Imelda.

Pasar oleh-oleh menjadi salah satu pusat promosi wisata untuk para tamu dari luar provinsi Sulbar yang menjadi tamu daerah atau pelancong, nantinya pihaknya akan bekerja sama dengan semua pihak terkait untuk lebih memaksimalkan fungsi pasar oleh-oleh tersebut.Terang Imelda.

Adapun kendala yang saat ini , perlunya perhatian pemerintah melalui Dinas terkait yakni pembenahan atau pembangunan drainase pada pasar oleh-oleh segera dibenahi, memgingat femungsiam pasar pusat oleh-oleh sudah bisa ditempati para pedagangan dan pelaku UKM tahun ini, ucap Imelda sambil menambahkan agar pemerintah kab Mamuju memberi perhatian lebih terhadap Kantor Dinas Perdagangan karena masih Berstatus nebeng pada kantor Koperasi serta sarana dan prasarananya sangat kurang. memadai, Terang Imelda.

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close