Lumajang

20 Mahasiswa Gugur, 114 Mahasiswa Lumajang Terima Beasiswa Rp7,2 Juta per Semester

BeritaNasional.ID, LUMAJANG JATIM — Pemerintah Kabupaten Lumajang mulai menyalurkan beasiswa pendidikan tinggi bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu angkatan 2022. Dari 134 penerima awal, hanya 114 mahasiswa yang dinyatakan lolos untuk pencairan periode Januari-Juni 2026.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak / Dinsos P3A Kabupaten Lumajang, Indriono Krishna Murti, mengatakan 20 mahasiswa lainnya tidak menerima bantuan semester ini.

“Dari data yang tercatat penerima ini sebanyak 134 orang. Yang bisa diterimakan kali ini sebanyak 114 mahasiswa. Sebagian sudah lulus dan sebagian IP-nya kurang dari 3,” kata Indriono saat pengarahan Bupati Lumajang kepada penerima beasiswa, Kamis (30/7/2026).

Indriono menjelaskan evaluasi penerima dilakukan setiap semester. Salah satu syarat wajib yang tidak bisa ditawar adalah IP minimal 3,00.

“Evaluasi penerima dilakukan tiap semester. Salah satu syarat yang tetap diberlakukan ialah mahasiswa harus memiliki IP minimal 3 agar tetap berhak memperoleh bantuan pendidikan,” jelasnya.

Selain IP, sebagian mahasiswa juga dinyatakan gugur karena sudah lulus dan tidak lagi berstatus aktif kuliah.

Untuk nominal, setiap mahasiswa akan menerima bantuan Rp7,2 juta per semester. Saat ini proses pencairan masih berlangsung di Badan Pengelola Keuangan Daerah / BPKD Kabupaten Lumajang.

“Total bantuan yang diterima sebesar Rp7,2 juta per mahasiswa setiap semester,” jelas Indriono.

Ia memperkirakan dana akan ditransfer langsung ke rekening penerima pada Senin atau Selasa pekan depan.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan program beasiswa ini adalah upaya Pemkab membuka akses pendidikan tinggi bagi anak dari keluarga kurang mampu. Banyak siswa berprestasi diterima di PTN tetapi urung kuliah karena masalah biaya.

“Pemerintah hadir untuk membantu anak-anak dari keluarga yang finansialnya terbatas,” kata Indah.

Meski demikian, Indah menegaskan pendaftaran beasiswa tahun ini akan kembali dibuka. Namun seleksinya diperketat agar bantuan tepat sasaran, mengingat anggaran terbatas.

“Persyaratan akan lebih diperketat karena anggaran yang tersedia terbatas sehingga bantuan harus tepat sasaran,” ujarnya.

Sebelumnya, 134 mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang lolos seleksi gelombang sebelumnya dijadwalkan menerima bantuan pada akhir Juli 2026. Dengan adanya evaluasi, jumlah riil penerima turun menjadi 114 orang.

Pemkab Lumajang berharap program ini tidak hanya meringankan beban biaya, tetapi juga memotivasi mahasiswa untuk menjaga prestasi akademik selama kuliah.

(Red)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button