200 Becak Listrik Bantuan Prabowo Tiba di Situbondo, Prioritaskan Tukang Becak Lansia

BeritaNasional.id, SITUBONDO — Sebanyak 200 unit becak listrik bantuan pribadi Presiden Prabowo Subianto tiba di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Bantuan ini diprioritaskan bagi tukang becak lanjut usia (lansia) berusia di atas 55 tahun yang masih aktif beroperasi. Rabu (21/1/2026).
Ketua DPC Partai Gerindra Situbondo, H. Hambali, mengatakan bahwa awalnya setiap daerah hanya mendapatkan jatah 60 unit. Namun, dalam perkembangannya jumlah bantuan untuk Situbondo bertambah hingga 200 unit.
“Awalnya informasi dari Ketua GSN Gerakan Sosial Nasional tapal kuda hanya 60 unit. Alhamdulillah, dalam perjalanannya bertambah menjadi 200 unit. Ini merupakan bantuan pribadi dari Bapak Prabowo Subianto dan sangat membantu para pengemudi becak yang sudah lanjut usia,” ujar Hambali.
Menurut Hambali, program elektrifikasi angkutan roda tiga ini bertujuan meringankan beban kerja tukang becak lansia agar tidak perlu lagi mengayuh secara manual.
“Dengan becak listrik ini, para tukang becak yang sudah sepuh bisa bekerja lebih ringan. Semoga dapat mendukung peningkatan kesejahteraan mereka,” katanya.
Hambali menegaskan bahwa becak listrik tersebut tidak boleh dialihkan kepada pihak lain selain tukang becak. Penerima bantuan dapat berasal dari kecamatan mana pun di Situbondo, asalkan memenuhi persyaratan usia dan masih aktif sebagai tukang becak.
Distribusi penerima bantuan dilakukan secara proporsional, berdasarkan hasil observasi komunitas becak. Wilayah dengan jumlah penerima terbanyak berada di Kecamatan Besuki, disusul Jangkar dan wilayah Kota Situbondo.
“Banyak tukang becak yang beroperasi di Besuki, meski domisilinya ada di Kalianget, Jadibanteng, atau kecamatan lain. Pendataan dilakukan secara adil dan proporsional,” jelasnya.
Becak listrik yang disalurkan merupakan produk PT Pindad (Persero). Kendaraan tersebut dilengkapi kanopi, spion, lampu, sadel, tempat duduk penumpang yang nyaman, serta motor penggerak bertenaga baterai dengan jarak tempuh hingga 50 kilometer. Seluruh unit juga sudah dilengkapi charger, yang dapat digunakan langsung di rumah seperti sepeda atau motor listrik.
Sebelum diserahkan kepada penerima, dilakukan perakitan dan pelatihan pengoperasian bagi para pengemudi becak. Pelatihan ini melibatkan teknisi dari PT Pindad Bandung serta tim dari GSN.
“Hari ini pelatihan pengoperasian sedang berlangsung. Ada tiga orang dari GSN dan empat teknisi dari Pindad yang mendampingi,” kata Hambali.
Penyerahan resmi 200 unit becak listrik tersebut direncanakan pada Senin, 26 Januari 2026. Sebelum penyerahan, para calon penerima akan dilakukan absensi dan verifikasi data sesuai pendataan yang telah dikumpulkan.
Hambali juga mengingatkan bahwa pendataan dilakukan secara ketat. Jika ditemukan adanya pihak yang mencoba memanipulasi data, termasuk pengisian ganda melalui formulir daring GSN, maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku.



