Melestarikan Kebudayaan Mamaca, Dispendik Situbondo Melakukan Pembinaan Terhadap Pelaku Seni

BeritaNasional.ID, SITUBONDO – Untuk melestarikan kebudayaan mamaca, Dispendik Kabupaten Situbondo melakukan kegiatan pembinaan budaya mamaca yang diikuti oleh 90 orang pelaku seni se Kabupaten Situbondo, Rabu (29/9/2021).
Pembinaan budaya mamaca yang dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Situbondo dan akan berlangsung selama 3 hari, dari tanggal 29, 30 dan 1 Oktober 2021 tersebut bertempat di Aula Dispendik Kabupaten Situbondo.
Menurut Ahmad Usnan, selaku Kabid Kebudayaan di Dispendik Kabupaten Situbondo mengatakan bahwa, Pada tanggal 8 Oktober 2019, Budaya mamaca Situbondo mendapat sertifikat penghargaan dari Prof Dr Muhajir Efendy, Kementrian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, sedangkan Kabupaten Situbondo mempunyai tiga Warisan Budaya Tak Benda yang diakui dan mendapat sertifikat penghargaan yaitu, Mamaca Situbondo, Hodo dan Ojhung.
“Strategi Dinas Pendidikan untuk melestarikan mamaca di Situbondo pada tahun 2021 sekarang ini, kita melakukan pembinaan terhadap pelaku seni mamaca di Kabupaten Situbondo sebanyak 90 orang peserta dari 17 Kecamatan, yang kita bina per Kecamatan ada 4 orang,” ucapnya.

Kegiatan pembinaan mamaca tersebut, sambung Ahmad Usman, juga dihadiri oleh narasumber bagian budaya dari Kemendisbud Ristek, dari Akademisi Universitas Jember dan dari pelaku seni mamaca sendiri.
“Harapan kami kedepan yaitu, supaya budaya mamaca di Kabupaten Situbondo ini tetap lestari. Karena di era globalisasi ini terutamanya pada generasi muda itu sendiri masih kurang diminati. Padahal, budaya seni mamaca ini asli dari Kabupaten Situbondo. Untuk itu kami adakan kegiatan pembinaan ini agar pelaku budaya seni mamaca yang sudah sepuh – sepuh dapat digantikan oleh generasi – generasi muda,” pungkasnya



