Jawa TimurProbolinggo

Parkiran Resmi Dishub Tak Aman! Motor Pedagang Semipro Probolinggo Raib

BeritaNasional.ID, PROBOLINGGO JATIM – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terjadi di area parkir kegiatan Semipro (Seminggu di Kota Probolinggo) yang dikelola Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo. Seorang pedagang kuliner kehilangan sepeda motornya saat berjualan pada Jumat (10/7/2026) malam.

Korban, Novita Indra Rukmana, warga Jalan KH Abdul Azis RT 04 RW 07, Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, mengaku akan melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Probolinggo Kota pada Sabtu (11/7/2026).

“Ya, motornya hilang tadi malam di Semipro. Parkirnya di lokasi Dishub. Hari ini saya mau melapor ke polisi,” ujar Novita saat dikonfirmasi.

Novita menjelaskan, sepeda motor Honda Vario tahun 2016 bernomor polisi N 6953 SK diparkir di kawasan Jalan Kaca Piring, tepatnya di depan Stadion Bayuangga, sisi selatan pintu masuk lokasi Semipro. Kendaraan itu digunakan oleh salah seorang karyawannya yang membantu berjualan frozen food.

Menurutnya, motor masih berada di lokasi ketika sang karyawan sempat pulang untuk mengambil barang yang tertinggal di rumah. Namun saat aktivitas berjualan berakhir sekitar pukul 22.00 WIB dan hendak pulang, sepeda motor tersebut sudah tidak ditemukan di area parkir.

“Selama tiga kali berjualan di Semipro tidak pernah ada kejadian seperti ini. Baru kali ini motor kami hilang,” katanya.

Pada malam kejadian, Novita membawa dua sepeda motor ke lokasi. Satu digunakan sendiri, sedangkan satu lagi dipakai karyawannya. Ia mengaku kecewa lantaran menduga petugas parkir tidak berada di lokasi ketika kendaraan diketahui hilang, padahal masih ada sejumlah kendaraan lain yang belum diambil pemiliknya.

Setelah kejadian, korban bersama petugas parkir dipertemukan di Kantor Dinas Perhubungan Kota Probolinggo di Jalan Suroyo untuk mencari solusi. Namun hingga kini belum tercapai kesepakatan mengenai bentuk pertanggungjawaban atas hilangnya kendaraan tersebut.

“Saya punya bukti karcis parkir. Kami meminta ada tanggung jawab, apakah penggantian penuh atau sebagian, tetapi belum ada kesepakatan,” ungkapnya.

Novita juga menilai sistem pengelolaan parkir masih perlu dibenahi. Menurutnya, setiap karcis parkir semestinya disobek menjadi dua bagian, masing-masing dipegang petugas dan pemilik kendaraan sebagai bukti saat pengambilan kendaraan.

“Kalau tidak ada bukti karcis, bagaimana membuktikan kendaraan itu memang diparkir di sana. Untung karyawan saya masih memegang karcis parkir,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Probolinggo, Pudi Adji Tjahjo Wahono, membenarkan adanya laporan kehilangan sepeda motor di area parkir Semipro. Ia mengatakan korban dan petugas parkir telah dipertemukan pada malam kejadian, namun belum ditemukan kesepakatan.

“Benar, tadi malam ada motor yang hilang. Korban dan petugas parkir sudah kami pertemukan di kantor, tetapi belum ada kesepakatan,” kata Pudi.

Terkait dugaan petugas parkir meninggalkan lokasi sebelum seluruh kendaraan keluar, Pudi membantah tudingan tersebut. Ia menegaskan juru parkir tetap berada di lokasi hingga seluruh kendaraan selesai diambil oleh pemiliknya.

“Tidak ada sanksi karena jukir tidak pulang. Mereka tetap berada di lokasi. Informasi yang menyebut jukir pulang itu tidak benar,” tegasnya.

Kasus dugaan pencurian sepeda motor tersebut kini akan dilaporkan ke Polres Probolinggo Kota untuk penyelidikan lebih lanjut. Polisi diharapkan dapat mengungkap pelaku sekaligus memastikan penyebab hilangnya kendaraan di area parkir resmi kegiatan Semipro.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button