Sumatera

Kepala BKPSDM Pesawaran Bantah ASN Terlibat Teroris

BeritaNadional.id, Pesawaran- Kepala Badan Kepegawaian dan  Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pesawaran Sunyoto membantah satu dari tiga terduga pelaku jaringan teroris yang telah diamankan Densus 88 beberapa hari lalu , seorang berprofesi Pegawai Negeri Sipil( PNS) berasal dari Pesawaran

“Tidak ada satupun yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Pesawaran,” kata Sunyoto,Kamis (04/11/2021)

Menurutnya, nama yang dimaksud setelah diteliti dan dicek dalam daftar kepegawaian Pemda Kabupaten Pesawaran ternyata tidak ditemukan.

“Kita sudah cek di data kepegawaian, tidak ada nama tersebut, ” kata dia.

Begitu juga dikatakan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran Anca Martha Utama.Ia menegaskan bahwa setelah dilakukan pencocokan data, nama tersebut tidak ditemukan.

“Kita sudah mencari data setiap sekolah, dan tidak ditemukan berkas atas nama DRS (terduga teroris, Red) yang diamankan tersebut, jangankan kepala sekolah di Pesawaran, guru di Pesawaran saja itu bukan,” tegas Anca.

Sebelumnya, Densus 88 Antiteror menangkap satu lagi anggota terduga teroris dari organisasi Jamaah Islamiah (JI) berinisial DRS (47) di wilayah Kabupaten Pringsewu. DRS diketahui berprofesi sebagai ASN.
Dari keterangan yang dikumpulkan, DRS ditangkap rumahnya di Desa Wonokriyo, Kecamatan Gading Rejo, Pringsewu, pada Selasa (2/11/2021) kemarin.

Saat dikonfirmasi, Kabag Bantuan Operasi Densus 88 Antiteror Polri Kombes Pol Aswin Siregar mengatakan, penangkapan ini berdasarkan pengembangan penangkapan dua terduga teroris anggota JI dua hari terakhir.
“Penangkapan ini adalah pengembangan dari kasus sebelumnya, terduga teroris SP yang ditangkap pada Minggu (31/10/2021) kemarin. Satgaswil Lampung menangkap DRS yang merupakan jaringan kelompok JI. Profesinya PNS sebagai Kepala Sekolah SDN di Pesawaran,” kata Aswin, Rabu (3/11/2021). (RUL)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button