ArtikelOpiniRagam

Poskolonialisme dalam Sejarah

Oleh : Dinda Nur Anisa *)

BeritaNasional.ID, — Pernahkah kalian mendengar bahwa penemu benua Amerika adalah Christofer Colombus? atau pernahkah anda menonton sebuah iklan pemutih wajah? Jika kalian menganggap bahwa kedua hal itu biasa saja, berarti kalian adalah bagian dari mayoritas, tetapi kalau kalian menganggap kedua hal tersebut problematik, maka sebetulnya kalian sudah melakukan apa yang disebut dengan Teori analisis poskolonialisme.

Jadi apa itu poskolonialisme? Sebelum masuk ke pembahasan, Saya sedikit memaparkan apa itu kolonialisme. Kolonialisme sering dianggap sebagai padaan atau turunan dari apa yang disebut dengan imperialisme. Jika kolonialisme mengharuskan suatu negara atau kelompok masuk kedalam suatu lokasi dan bertempat tinggal disana, maka imperialisme jauh lebih besar dari pada itu. Nah, kolonialisme ini adalah bagian kecil dari imperialisme. Kalau imperialisme itu adalah sebuah gagasan dimana pikiran, mental, bentuk mata uang, budaya, seni.

Secara De jure, sebetulnya Indonesia sudah merdeka tahun 1945, kita sudah memiliki apa yang disebut konstitusi UU 1945, tetapi setelah itu Belanda masuk untuk kembali merebut Indonesia, karena menganggap bahwa Indonesia sebetulnya belum merdeka, karena Belanda sebagai pemenang perang dunia ke dua, itu masih berhak mengambil daerah yang dulunya menjadi jajahannya.

Belanda kembali ingin mengambil daerah Indonesia itu adalah sebagai bentuk kolonialisme. Nah lalu dimana posisi poskolonialisme dan apa yang dimaksud dengan poskolonialisme itu? Poskolonialisme sebetulnya menganggap bahwa daerah apa yang disebut dengan jajahan sebelum mereka memiliki kehidupan yang layak, seni budaya, politik, jauh sebelum para kolonial itu masuk ke Indonesia. Poskolonialisme menginginkan bahwa bagaimana atau menganalisis seperti apa kehidupan Indonesia atau daerah yang kita kenal sebagai Indonesia sekarang itu memiliki kehidupan bahwa dalam masyarakat Barat atau gagasan kolonialisme Barat yang namanya Timur salah satunya Indonesia, itu sebagai sesuatu yang sangat mistis dan ilogikal. Ini berbeda dengan Barat, dimana menganggap dirinya sebagai pusat peradaban, pusat dunia, logis dan tidak mistis. Nah, perbedaan kedua ini menjadi jarak dan menjadi sebab. Mengapa kolonialisme menjadi sebuah gerakan yang sangat ekspansionis ketika itu. Maka Belanda datang ke Indonesia. Bahkan sebuah penelitian mengatakan hampir seluruh wilayah dunia ini pernah menjajah atau pernah dijajah, terkecuali Thailand.
Indonesia sebagai sebuah negara yang pernah dijajah, sebetulnya sudah memiliki kondisi sosial, politik, seni budaya jauh sebelum Belanda masuk.

Poskolonialisme ini ingin masuk kedalam kehidupan Indonesia ketika Belanda masuk dan kita sudah punya kehidupan disana. Pertama, pernahkan kalian berpikir, Belanda katakan 3,5 abad menjajah Indonesia, tetapi kita tidak bisa berbahasa Belanda. Berbeda dengan India yang lama dijajah oleh Inggris dan kemudian mereka menggunakan bahasa inggris sebagai salah satu bahasa utamanya. Apa sebabnya? sebabnya Inggris menggunakan imperialisme ketika menjajah India. Jadi menjadikan bahasa itu sebagai alat untuk menjajah.

Sementara dalam kasus Belanda ke Indonesia. Belanda tidak menggunakan bahasa belanda sebagai alat penjajahan, selain itu setelah Indonesia merdeka para pendiri bangsa menekankan bahwa cara untuk membebaskan mental bangsa Indonesia dari mental keterjajahan adalah dengan cara untuk tidak menggunakan bahasa belanda.

Lalu, kapan poskolonialisme sebagai sebuah istilah mulai ramai. Kalian jika ingin menggali apa itu poskolonialisme, setidaknya ada dua pemikir utama yang dapat kalian bisa baca bukunya, yaitu Edward Said dengan judul buku Orientalisme, yang kedua Gayatri C. Spivak dengan judul buku Can the Subaltern Speak. Mungkin pada saat ini, poskolonialisme dikatakan berakhir. Kita sudah tidak melihat para tentara belanda, kantor VOC, tetapi pikiran kolonialisme itu tetap ada.

*) Penulis adalah  Mahasiswa jurusan Sastra Indonesia, Universitas Pamulang

source: https://www.istockphoto.com/id/search/2/image?phrase=penjajah&alloweduse=availableforalluses&excludenudity=true&sort=best&mediatype=photography&utm_source=unsplash&utm_medium=affiliate&utm_campaign=srp_photos_top&utm_content=https%3A%2F%2Funsplash.com%2Fs%2Fphotos%2Fpenjajah&utm_term=penjajah%3A%3A%3A

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Check Also
Close
Back to top button