Minimalisir Korban, Pemkab Bondowoso Dibackup TNI Dan Polri Gelar Kesiapsiagaan Bencana

Berita Nasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Dandim dan Prajurit Kodim 0822 Bondowoso mengikuti Apel kesiapsiagaan/Kontingensi Menghadapi Bencana Alam, Non Alam Dan Sosial Tahun 2023 di Alun-alun Raden Bagus Asra Kironggo Bondowoso, Kamis (10/8).
Apel kesiapsiagaan bencana dipimpin langsung oleh Bupati Bondowoso Drs. KH. Salwa Arifin, didampingi Dandim 0822/Bondowoso Letkol Arm Suhendra Chipta, M.Tr.Hanla., dan Kapolres Bondowoso AKBP Bimo Ariyanto, SH, SIK.
Hadir dalam apel, Sekda Bondowoso Drs. Bambang Soekwanto, MM., Kalaksa BPBD Bondowoso Mahfud Djunaedi, S.Sos., 355 personel Kodim 0822, Polres, Yonif Raider 514/SY, Brimob Ki B Polda Jatim, Satpol PP, BPBD, Basarnas, Satpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dishub dan Tagana Kabupaten Bondowoso.
Usai menggelar apel kesiapsiagaan, Dandim 0822/Bondowoso bersama Forkopimda Kabupaten Bondowoso melakukan pengecekan kesiapan personel dan peralatan yang akan digunakan apabila terjadi bencana alam di wilayah Kabupaten Bondowoso.
Secara terpisah, Dandim 0822/Bondowoso menjelaskan, apel gelar kesiapsiagaan ini dilakukan untuk mengantisipasi segala kemungkinan ditengah perubahan cuaca yang sangat ekstrim beberapa hari terakhir. Sebagai bentuk kewaspadaan dini untuk meminimalisasi korban jiwa.
Adapun kesiapan yang akan dilaksanakan dengan mengerahkan semua kemampuan dari seluruh instansi sesuai dengan tugas pokok masing-masing secara kombinasi dan terpadu sehingga menghasilkan sistem kerja di lapangan lebih maksimal.
Posisi geografis Bondowoso rawan terjadi bencana alam, bencana alam longsor, angin kencang maupun banjir. Kesiapsiagaan wajib kita laksanakan agar meminimalisir jika ada terjadi bencana. Apel ini kami harapkan agar semua instansi selalu berkoordinasi dan bekerja sama yang baik.
Masalah ini adalah urusan kita bersama. untuk antisipasi kami menghimbau agar seluruh Instansi terkait agar saling koordinasi. Dan mengkoordinasikan seluruh tindakan antipasi jika terjadi bencana.
“Bencana adalah urusan bersama. Kenali ancamannya, pahami resikonya dan tingkatkan budaya sadar bencana. Salam tangguh dan salam kemanusiaan, “. pungkas Letkol Arm Suhendra.



