Apel Hari Jadi ke-664 Kota Probolinggo Dimeriahkan Tarian Kepak Sayap Kitiran Kota Angin Anak- Anak Paud

BeritaNasional.ID, PROBOLINGGO JATIM -Peringatan Hari Jadi Kota Probolinggo (HadiPro) ke-664, sudah mencapai puncaknya. Usai menggelar sejumlah acara, Pemerintah Kota setempat menggelar apel “Hari Jadi Kota Probolinggo” di Stadion Jalan Kaca Piring Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Senin (4/9).
Apel yang digelar mulai pukul 07.30 itu, diikuti sejumlah lapisan warga masyarakat, mulai dari perwakilan etnis Jawa, Madura, Arab, hingga Tionghoa. Ada juga perwakilan dari TNI, Polri, organisasi perangkat daerah (OPD), ojek online, Pramuka, pelajar, serta atlet, juga diikuti anak-anak Paud sekota Probolinggo dan dimeriahkan dengan tarian kepak sayap kitiran Kota angin kurang lebih 3000 anak Paud.
Dalam apel ini, sambutan menggunakan bahasa Madura. Peserta apel juga banyak yang mengenakan pakaian adat. Seperti Angga yang bertindak sebagai komandan apel. Ia menggunakan atribut Madura dan berbahasa Madura.
Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin mengatakan, kepada semua masyarakat Kota Probolinggo dan hadirin yang ikut dalam apel ini, momentum ini menjadikan titik awal kita untuk menjadikan suatu harapan masa depan yang baik buat Kota Probolinggo, menjadi kota yang betul-betul bisa menjadi contoh buat daerah lain yang harus kita ke depankan, yang paling utama adalah kerukunan antar agama dan suku budaya yang ada di Probolinggo tidak boleh terpecah belah.

Tentunya kami merangkum semuanya di dalam tampilan-tampilan event setiap hari selama 10 hari ini, semua lapisan semua suku agama budaya kita tampilkan menjadi satu harus kita tunjukkan menjadi kebanggaan Kota Probolinggo, karena kita tidak ingin ada istilah minoritas mayoritas mari kita bersama-sama saling menguatkan untuk mengisi satu sama lainnya.
Walikota menambahkan, Pemerintah harus hadir di dalam semua sendi-sendi kehidupan masyarakat khususnya di dalam keagamaan di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo semuanya maka dari itu pemerintah memberikan suatu dorongan dan perhatian untuk supaya tempat-tempat ibadah terus bisa berkembang dan menjalankan aktivitasnya kehadiran Pemerintah sudah dilakukan mari kita jaga kita rawat untuk kita kembangkan demi kemandirian dan kemakmuran Kota Probolinggo,”ungkapnya
Wali Kota berpesan, saya kepada adik-adik semuanya boleh dari tadi anak-anak TK, SD, SMP, yang hadir di sini mari kita tunjukkan jangan sampai kita rusak masa depan kita, karena salah mengambil langkah hindari hal-hal yang tidak kita inginkan.
Karena masa depan tergantung apa yang kita lakukan sekarang sehingga impian akan tercapai karena untuk meraih impian itu bukan hanya bayangan bukan hanya mimpi tapi harus kita lakukan proses-proses hari demi hari untuk menjalankan suatu kehidupan di dunia ini khususnya di Kota Probolinggo.
Saya tidak ingin lagi generasi-generasi muda waktunya terbuang sia-sia, saya tidak ingin lagi melihat generasi muda di Kota Probolinggo terjelembab kepada hal-hal yang tidak kita inginkan, maka dari itu dengan adanya kebersamaan ini kita harus saling menjaga,” pesan Wali Kota
(ADV Yuli)



