BondowosoDaerahJawa Timur

DPRD Minta Dana Cukai RSD dr. H. Koesnaedi Bondowoso Dicabut

Berita Nasional.ID, BONDOWOSO JATIM – DPRD Bondowoso menggelar Rapat Paripurna tentang RAPERDA dan APBD Kabupaten Bondowoso tahun 2024. Dandim 0822/Bondowoso Letkol Arm Suhendra Chipta, M.Tr. Hanla, yang diwakili Kasdim Mayor Tanuri turut hadir dalam rapat yang digelar di Ruang Rapat Graha Paripurna DPRD Jl. KHR. As’ad Syamsul Arifin No. 100 Kecamatan Tenggarang.

Hadir dalam rapat paripurna kurang lebih 50 orang dan Pj. Bupati Drs. H. Bambang Soekwanto, MM, Ketua DPRD H. Ahmad Dhafir, Dandim 0822 Letkol Arm Suhendra Chipta M.Tr., Hanla., Kapolres diwakili Kabaglog Kompol Robby S.H, Wakil Ketua DPRD Sinung Sudrajad S. Sos, Drs. H. Buchori Mun’im, Pj. Sekda Hj. Haeriyah Yuliati S. Sos, MM, Kejaksaan Negeri Syamsu Yoni Suprapto SH, dan Kepala OPD.

Bupati LIRA Ahroji, SH, yang hadir dalam rapat paripurna menjelaskan, Rapat paripurna membahas Dana Cukai pada Dinas Kesehatan. Agar diprioritaskan untuk menunjang pelayanan kesehatan di Puskesmas–Puskesmas. Karena yang terjadi, banyak rujukan diarahkan ke Rumah Sakit swasta, sehingga dana bagi hasil dari BPJS tidak masuk ke Kas Daerah.

“Demikian juga Dana Cukai yang diperuntukkan RSU Dr. H. Koesnadi supaya ditinjau ulang. Sebab RSU tersebut sudah berbentuk Badan Layanan Umum (BLU),” kata Roji, sapaannya, Senin, 27/11.

Di tempat yang sama, Kasdim Tanuri mengatakan, Dana Cukai pada Dinas Sosial P3AKB, yang selama ini diberikan dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT), dirubah dalam bentuk jaminan kesehatan bagi petani tembakau.

Ditambahkan, Perlu dilakukan review terhadap alokasi anggaran infrastruktur pada anggaran APBD Tahun Anggaran 2024. Alasannya, masih banyak jalan rusak yang belum tertangani pada tahun 2023.

Terkait Rumah Sakit Paru (RSP) di Pancoran yang selama ini tidak difungsikan, lebih baik dimanfaatkan sebagai rumah singgah atau sejenisnya. RSP sebaiknya dibangun di dekat RSUD dr. H. Koesnadi.

 

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button