Dalam Pilbup Bondowoso, PKB Akan Mencalonkan Kadernya Sendiri

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Setelah berhasil menambah dua kursi dalam Pileg 2024, dari sebelumnya 14 menjadi 16 anggota DPRD, kini PKB mempersiapkan Kadernya untuk maju dalam Pilbup mendatang.
Ketua DPC PKB, H. Ahmad Dhafir, SH, kepada Berita Nasional.ID menjelaskan, mekanisme pencalonan Bupati dalam PKB diawali dengan survey yang dilakukan oleh DPP PKB.
“DPP PKB telah melakukan survey ke Bondowoso sejak bulan November 2023. Survei dimaksudkan untuk menjaring aspirasi dan informasi kader PKB yang layak menjadi Bakal Calon Bupati (Bacabup),” kata Dhafir, sapaannya, Senin 4/3 2024.
Yang pasti, lanjutnya, sesuai hasil muktamar, PKB akan mencalonkan kader terbaiknya untuk maju sebagai Bacabup. Banyak kader PKB yang mempunyai kemampuan manajerial memimpin birokrasi.
Ditambahkan, yang dimaksud dengan kader PKB adalah, orang yang turut membesarkan PKB, baik secara struktural maupun non struktural. Kader tersebut mendapat prioritas untuk didorong menjadi Bupati.
Ketika dikonfirmasi apakah akan mencalonkan diri menjadi Bupati, secara diplomatis Dhafir mengatakan, ‘kalau tidak ada rotan akar pun jadi’. Artinya, kalau kader muda menolak dicalonkan sebagai Bupati dengan berbagi alasan, maka untuk menyelamatkan hasil muktamar, pihaknya siap untuk maju sebagai kandidat.
“Artinya, PKB tidak akan mencalonkan tokoh diluar PKB. Saya ibarat akar akan maju, kalau kader berkelas rotan menolak untuk maju. Tidak mungkin kader yang membesarkan PKB dengan berdarah-darah, setelah besar mau diberikan kepada orang lain yang tidak berkontribusi membesarkan PKB,” jelasnya.
Dhafir menyebut, diantara kader PKB yang mempunyai kemampuan untuk menjadi Bupati adalah H. Tohari, SAg, Dr. H. Syaeful Bahar, MSI, H. Asnawi Sabil, MSI dan yang lainnya. (Syamsul Arifin/Bernas)



