Kepala Bidang LH DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Akan Bersihkan Sampah Dilingkungan Pemda dan Jembatan Secara Rutin

Beritanasional.id – Tasikmalaya, Jawa Barat,- Menyusul program inovatif yang digagas oleh Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya terpilih, Cecep Nurul Yakin dan Asep Sopari Al-Ayubi, Bidang Lingkungan Hidup DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya mengambil langkah konkret untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih. Dalam upaya tersebut, DPUTRLH berkomitmen untuk terus melakukan pembersihan sampah di lingkungan Pemda dan jembatan disepanjang jalan utama menuju Pemda setempat.
Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang dan Lingkungan Hidup (DPUTRLH) Kabupaten Tasikmalaya menggelar Hari Lingkungan Hidup se-Dunia yang dipusatkan di Komplek Gedung Bupati di Kampung Bojongkoneng Kecamatan Singaparna pada Jumat, (13/6/2025). Dalam kegiatan tersebut, diawali dengan apel bersama yang dihadiri oleh Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayyubi, Sekda Kabupaten Tasikmalaya Mohamad Zen, perwakilan Forkopimda, OPD dan ratusan relawan serta pegiat lingkungan hidup di lapang upacara Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya, dan dilanjutkan dengan kegiatan gotong royong membersihkan selokan, taman dan halaman dimasing-masing Dinas secara bersama-sama.
Sebelumnya, Kepala Bidang Lingkungan Hidup DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Ine Susyane saat dikonfirmasi oleh beritanasional.id diruang kerjanya menyampaikan bahwa program tersebut merupakan tindak lanjut nyata dari visi pemerintah daerah untuk menciptakan Tasikmalaya yang nyaman dan sehat. “Kami melihat pembersihan lingkungan sebagai salah satu kunci utama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung agenda pembangunan berkelanjutan,” ungkapnya, Senin, (16/6/2025).
Ia menambahkan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah, aparat kebersihan, dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan terutama yang diawali dengan membersihkan lingkungan kantor Sekretariat Pemerintah Daerah setempat, dan kegiatan tersebut akan dilakukan secara rutin setiap hari Jum’at. Dirinya pun mengatakan bahwa pekan depan akan melakukan kegiatan bersih-bersih sampah yang menumpuk di jembatan yang ada di sepanjang jalan jalur dua Desa Singasari Kecamatan Singaparna menuju Pemda yang selama ini menjadi sorotan dan viral disejumlah pemberitaan.
“Kegiatan Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia tak sekedar diawali dengan bersih-bersih di kawasan komplek Sekretariat Pemerintah Daerah saja, kegiatan tersebut juga akan secara rutin dilakukan setiap hari Jum’at kedepannya. Kita juga akan melaksanakan bersih-bersih sampah yang menumpuk di jembatan yang ada di sepanjang jalan jalur dua Desa Singasari Kecamatan Singaparna menuju Pemda yang selama ini menjadi sorotan dan sempat viral disejumlah pemberitaan. Insya Allah kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada pekan depan dengan melibatkan beberapa aktivitas kebersihan dan masyarakat setempat”, imbuhnya.
Pihaknya pun menjelaskan bahwa pelaksanaan program tersebut mencakup beberapa tahapan, antara lain:
Pembersihan Rutin: Tim gabungan akan melakukan operasi bersih-bersih berkala di lingkungan Pemda dan jalan raya.
Edukasi dan Sosialisasi: Kegiatan penyuluhan mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang ramah lingkungan akan digelar di berbagai titik strategis.
Kolaborasi dengan Masyarakat: Program gotong royong dan kampanye kebersihan menjadi agenda rutin untuk menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya lingkungan yang asri.
Lebih lanjut, Ine Susyane pun menyatakan bahwa partisipasi aktif masyarakat sangat dinantikan untuk mendukung keberhasilan program ini. “Keterlibatan masyarakat akan membuat perubahan ini terasa lebih nyata, sehingga setiap lapisan masyarakat bisa merasakan manfaat atas terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat,” ungkapnya.
Harapannya, dengan diterapkannya program ini, Tasikmalaya tidak hanya dikenal sebagai kota yang indah, tetapi juga sebagai teladan dalam pengelolaan sampah dan upaya pelestarian lingkungan. Bidang Lingkungan Hidup DPUTRLH bersama pemerintah daerah optimis bahwa kolaborasi lintas sektor ini akan menciptakan dampak positif, baik dari segi kebersihan maupun kualitas hidup warga.
Laporan : Chandra



