HeadlineJawa Tengah

Operasi Patuh Candi 2025 Dimulai, Kapolres Salatiga Ajak Warga Wujudkan Budaya Tertib Lalu Lintas

BeritaNasional.id, SALATIGA – Operasi Patuh Candi 2025 resmi dimulai bersamaan dengan hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru, Senin (14/7/2025). Di tengah meningkatnya kepadatan arus lalu lintas di pagi hari, jajaran Polres Salatiga menggelar Apel Pasukan sebagai penanda dimulainya operasi yang berlangsung selama dua pekan, hingga 27 Juli mendatang.

Kegiatan apel yang berlangsung di Lapangan Bhayangkara Polres Salatiga itu dipimpin langsung oleh Kapolres Salatiga AKBP Veronica, S.H., S.I.K., M.Si., dengan dihadiri jajaran Forkopimda, termasuk Wali Kota Salatiga Robby Hernawan.

Dalam sambutannya, Kapolres menekankan pentingnya kesadaran kolektif masyarakat dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sebagai bagian dari upaya menuju “Indonesia Emas”.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati di jalan dan senantiasa mentaati aturan lalu lintas. Operasi ini tidak semata penegakan hukum, tetapi juga edukasi untuk keselamatan kita bersama,” ujar AKBP Veronica.

Dengan tema “Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas”, Operasi Patuh Candi 2025 bertujuan menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar. Di wilayah hukum Polda Jawa Tengah, operasi ini melibatkan 2.480 personel. Adapun Polres Salatiga mengerahkan 47 personel yang akan bertugas di sejumlah titik strategis.

Kapolres menjelaskan bahwa peningkatan jumlah kendaraan serta mobilitas masyarakat yang semakin tinggi telah menimbulkan tantangan besar dalam bidang lalu lintas.

“Permasalahan lalu lintas berkembang sangat pesat. Untuk itu, dibutuhkan keterlibatan semua pihak — dari TNI, Pemda, tokoh masyarakat hingga media massa untuk membangun kesadaran kolektif dan memperkuat budaya tertib di jalan raya,” tegasnya.

Dalam pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2025, Kapolres menyebutkan sejumlah langkah strategis, antara lain: deteksi dini terhadap lokasi rawan kemacetan dan kecelakaan, peningkatan sosialisasi dan penyuluhan melalui berbagai media, serta upaya penegakan hukum yang mengedepankan pendekatan humanis.

Ia juga menegaskan pentingnya menghindari tindakan kontraproduktif yang dapat mencoreng citra Polri di mata publik.

“Penindakan terhadap pelanggaran dilakukan dengan pendekatan persuasif dan edukatif. Penegakan hukum harus tetap mengedepankan sisi kemanusiaan,” imbuhnya.

Usai apel gelar pasukan, Kapolres Salatiga bersama Wali Kota dan jajaran Forkopimda turun langsung ke sejumlah ruas jalan untuk menyapa pengendara sekaligus melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Kepada para pengemudi dan orang tua yang mengantar anak ke sekolah, Kapolres menyampaikan pentingnya menaati aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

“Kami berharap masyarakat Salatiga dapat menjadi contoh dalam membangun budaya tertib berlalu lintas, demi keselamatan pribadi maupun pengguna jalan lainnya,” ujar AKBP Veronica.

Dengan dilaksanakannya Operasi Patuh Candi 2025, diharapkan dapat terjadi penurunan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, serta terciptanya kondisi jalan yang lebih aman dan tertib, selangkah lebih dekat menuju visi besar Indonesia Emas.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button