Daerah

Mahasiswa Minta Kapolres Usut Tuntas Dugaan Pemerasan Oknom Polisi

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Aksi Mahasiswa pada hari Ahad (31/8/2025) di Mapolres kemarin berbeda dengan demo biasa. Karena mereka berani menyuarakan kasus hukum yang diduga menyeret nama penegak hukum.

Yaitu dugaan pemerasan terhadap 6 jagal sapi hingga ratusan juta. Salah satu narator aksi, Rifky Gimnastiar, menilai persoalan ini tidak hanya mencoreng nama korp APH, tetapi juga mencederai kepercayaan masyarakat.

“Kami percaya Polisi akan selalu memproses kasus hukum yang terjadi di Bondowoso. Namun ketika ada informasi dugaan pemerasan yang dilakukan oknom Polisi, kepercayaan kami mulai luntur,” katanya lantang.

Ia menegaskan, jika praktik pemerasan terbukti, dapat mencoreng citra kepolisian. “Kalau kasus ini benar, maka akan merusak kepercayaan masyarakat. Apalagi yang diperas adalah warga Bondowoso sendiri,” ujarnya.

Mahasiswa menuntut oknom Polisi tersebut memberikan klarifikasi dihadapan Mahasiswa. Menanggapi desakan tersebut, AKP Roni Ismullah, Kasat Reskrim mengatakan, yang bersangkutan berada di kantor dan diwakili saya.

Namun jawaban Roni, sapaannya tidak memuaskan mahasiswa. “Dugaan kasus pemerasan ini sudah di up oleh salah satu media online, bahwa informasi pemerasan oleh oknom anggota saya tidak benar,” ujar Roni.

Rifky, sapaannya, menilai informasi di media online tersebut bertolak belakang dengan ‘fakta’ dilapangan . “Saya menduga, media online tersebut telah melakukan pelanggaran etika jurnalistik. Informasi tersebut harus diluruskan,” sambungnya.

Atas desakan Mahasiswa, oknom Polisi tersebut akhirnya muncul di hadapan massa. Ia membantah tuduhan yang menyebutnya melakukan pemerasan. “Saya tidak melakukan pemerasan dan saya sudah klarifikasi melalui salah satu media online,” tegasnya.

Kapolres Bondowoso, AKBP Harto Agung Cahyono, berjanji kasus ini menjadi atensi. “Kasus dugaan pemerasan ini menjadi atensi kami. Saya perintahkan pada Propam agar mengusutnya hingga tuntas,” ujarnya. (Syamsul Arifin/Bernas)

 

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button