
BeritaNasional,ID.Kota Batu – Pemerintah Kota Batu melakukan penyegaran besar-besaran di tubuh birokrasi dengan merotasi jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama. Sebanyak 15 pejabat struktural resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya, Rabu (21/1/2026), sebagai langkah strategis untuk mempercepat kinerja pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Wali Kota Batu, Nurochman, dan berlangsung di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani. Rotasi ini menyentuh sejumlah posisi strategis lintas organisasi perangkat daerah (OPD).
Salah satu pergeseran penting terjadi pada Zadim Effisiensi, yang sebelumnya menjabat Sekretaris Daerah (Sekda), kini dipercaya sebagai Asisten Administrasi Umum Sekda. Sementara itu, Alfi Nurhidayat bergeser dari Kepala Dinas PUPR menjadi Kepala Dinas Pendidikan, dan posisi Kepala Dinas PUPR diisi oleh Esti Dwi Astuti yang sebelumnya memimpin Disperpusip.
Di sektor pengawasan, Endro Wahyudi resmi dilantik sebagai Inspektur Kota Batu, setelah sebelumnya menjabat Sekretaris DPRD. Adapun Aries Setiawan, yang sebelumnya memimpin Diskumdag, kini dipercaya sebagai Kepala Diskominfo, sementara Bangun Yulianto mengisi jabatan Kepala Bapelitbangda.
Rotasi juga menyasar sektor pelayanan publik. Abdul Rais berpindah dari Kasatpol PP ke posisi Kepala Disperpusip, Susetya Herawan menjabat Kepala Dinas Perhubungan, dan Hendri Suseno bergeser dari Dishub ke Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Sementara itu, Heru Yulianto dipercaya memimpin DP3AP2KB, dan Md Furqon dilantik sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja.
Selain pengisian kepala OPD, sejumlah pejabat juga ditempatkan sebagai asisten dan staf ahli Wali Kota untuk memperkuat fungsi strategis pemerintahan.
Meski telah melakukan rotasi cukup luas, Pemkot Batu masih menyisakan empat jabatan strategis yang kosong, yakni Sekda Kota Batu, Kepala Diskumdag, Kasatpol PP, dan Sekretaris DPRD.
Wali Kota Batu Nurochman menegaskan, mutasi ini merupakan bagian dari kebijakan penyegaran birokrasi berdasarkan hasil evaluasi kinerja sepanjang 2025 serta uji kompetensi profesional.
“Kepala SKPD memerlukan akselerasi untuk mempercepat pembangunan dan peningkatan kualitas layanan publik. Ini hasil evaluasi selama 2025, dan telah melalui uji kompetensi profesional sebagai rujukan perubahan,” tegas Nurochman.
Dengan rotasi ini, Pemkot Batu berharap roda pemerintahan semakin solid, responsif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah secara lebih cepat dan efektif.(ady/den)



