Jawa Tengah

Dinkes Perketat Pengawasan SPPG Lewat Sidak Mendadak

BeritaNasional.Id | Pekalongan, Kota Pekalongan – Dinas Kesehatan Kota Pekalongan melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna memastikan penerapan standar operasional prosedur (SOP), keamanan pangan, dan kualitas gizi berjalan sesuai ketentuan. Pengawasan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga konsistensi layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat.
Sanitarian Muda Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Maysaroh, menyampaikan bahwa sidak dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya agar kondisi di lapangan dapat terpantau secara objektif. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa secara umum pengelolaan pangan di SPPG telah memenuhi standar, mulai dari kebersihan area produksi hingga penggunaan peralatan berbahan food grade.
Meski ditemukan beberapa catatan kecil, temuan tersebut dinilai tidak berdampak signifikan terhadap keamanan pangan. Dinas Kesehatan menegaskan akan terus melakukan pengawasan secara rutin dan berkala. Pada awal tahun 2026, sebanyak 21 SPPG menjadi target inspeksi dan diharapkan seluruhnya dapat diperiksa dalam waktu dekat.
Pihak dinas menekankan bahwa aspek keamanan pangan merupakan prioritas utama. Makanan dengan kandungan gizi tinggi tidak akan memberikan manfaat optimal apabila tidak memenuhi standar keamanan. Oleh karena itu, pengawasan tidak hanya difokuskan pada nilai gizi, tetapi juga pada proses pengolahan dan penyimpanan bahan pangan.
Salah satu SPPG yang telah diperiksa, yakni SPPG Kuripan Yosorejo 2, memproduksi lebih dari dua ribu porsi makanan setiap hari untuk berbagai jenjang pendidikan serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Dengan penerapan standar ketat dalam pemilihan bahan baku, penyimpanan bersuhu terkontrol, serta penggunaan peralatan higienis, SPPG ini bahkan meraih apresiasi sebagai salah satu yang terbaik di tingkat nasional. (mflh)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button