AgamSumatera Barat

Miris, Sarung Tangan Ditemukan dalam Ompreng MBG Sport Center

 

BeritaNasional.id, Agam Sumbar – Keluarga besar SMAN 02 Lubuk Basung heboh, pasalnya salah seorang siswanya menemukan sarung tangan terbuat dari karet di dalam omprengan MBG yang siap untuk dikonsumsi siswa itu. Kejadian ini terjadi pada hari Kamis tanggal 16 April 2026.
Terkait dengan hal tersebut, media online Beritanasional.id mengkonfirmasi kejadian tersebut kepada Kepala Sekolah SMAN 02 Lubuk Basung, Zulkifli, S. pd, M. Pd, Senin (20/04/2026).
“Benar, salah seorang siswa kami menemukan sarung tangan terbuat dari karet ketika membuka omprengan MBG yang siap untuk dimakan”, ujar Zulkifli.
Kemudian kata Zulkifli, siswa tersebut melaporkannya kepada guru dan kemudian terus ke saya selaku Kepala Sekolah SMAN 02 Lubuk Basung.
“Setelah itu, saya langsung menghubungi pihak Kepala SPPG Sport Center di Jorong V Sungai Jariang Nagari Lubuk Basung Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam untuk menyampaikan kejadian tersebut”, tutur Kepsek SMAN 02 Lubuk Basung itu.
“Kami berharap, kedepan kejadian seperti ini tidak terulang lagi, hal ini tentu berbahaya bagi kesehatan siswa-siswi disekolah ini”, tukas Zulkifli lagi.
Jika masalah ini selesai sambung Zulkifli, kami berharap makanan yang diantarkan harus higienis sesuai dengan standar kesehatan, artinya optimalkan lagi kontrol makanan yang akan diantarkan kesekolah”, imbuh Pak Kepsek itu.
Sementara itu, Kepala SPPG Sport Center Lubuk Basung, Andika Noviarwan, S.Kom ketika ditemui media ini dikantornya, Senin (20/04/26) membenarkan dan mengakui kejadian penemuan sarung tangan dalam omprengan MBG di SMAN 2 Lubuk Basung.
“Terkait dengan kejadian ini, kami telah menemui Kepala Sekolah SMAN 02 Lubuk Basung dan MTsN 2 Titisan Tunggang untuk meminta maaf”, ulas Andika.
Disebutkan Andika, kami telah melakukan evaluasi di internal SPPG Sport Center, dan kami mencurigai ada 5 oknum yang diduga melakukan sabotase.
“Mitra/Pemilik SPPG telah melaporkan kejadian ini ke Polres Agam, sekarang kasus ini sedang dalam penyelidikan Polres Agam”, imbuh Andika.
Untuk penjelasan lebih lanjut terkait dengan kejadian itu, media ini juga meminta tanggapan kepada mitra/pemilik SPPG Sport Center Lubuk Basung, Yunaldi via WhatsAppnya, Senin (20/04/2026).
Yunaldi menjawab singkat, “Kejadian ini sudah di tangani Polres Agam, tadi kami sudah di periksa dan pihak polisi sudah mendatangi SPPG Spotrcenter, kami menunggu hasilnya”, tukas Yunaldi.
Ditempat berbeda, Ketua LSM Garuda NI Wilayah Sumatera Barat, Rahmatsyah ketika ditemui Beritanasional.id sangat menyayangkan kejadian, adanya sarung tangan yang ditemukan di dalam omprengan MBG yang siap untuk dimakan.
“Seharusnya, pihak SPPG harus jeli mengontrol makanan yang siap untuk dikonsumsi siswa”, kata Rahmatsyah yang lebih akrab disapa Bj. Rahmat ini.
Dilanjutkan Bj. Rahmat, kejadian ini berarti kelalaian dari SPPG yang kurang mengontrol makanan atau anggotanya. Sebenarnya hal ini tidak boleh terjadi, karena ini menyangkut makanan yang berpengaruh kepada kesehatan dan keselamatan murid-murid disekolah.
Bagaimana kalau ada kejadian yang lebih parah…, seandainya ada karyawan yang memasukkan racun kedalam makanan MBG…? Siapa yang akan bertanggungjawab…? Maka dari itu, SPPG harus memperketat lagi kontroling, baik kepada anggota maupun terhadap makanan yang akan diantar kesekolah.
“Kami meminta kepada pihak yang berwenang untuk mengusut tuntas kejadian ini, siapa yang terbukti bersalah harus mendapat hukuman sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan di negara kita”, ungkap Bj. Rahmat.
Diketahui, SPPG Sport Center menyediakan 3300 porsi makanan untuk sekolah setiap harinya. (RieL)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button