Malang

Bapenda Berkobar, ASN Kabupaten Malang Antusias Bayar Pajak Digital Lewat QRIS

 

MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang terus memperkuat pelayanan publik berbasis digital melalui program BAPENDA BERKOBAR (Berkolaborasi Akbar) yang digelar di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (25/5/2026) mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai. Kegiatan ini menghadirkan layanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2) Kabupaten Malang serta pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan secara mudah, cepat, dan modern menggunakan sistem digital QRIS.

Program kolaboratif tersebut melibatkan berbagai pihak, di antaranya Bank Indonesia, Bank Jatim, BMW, Jempol Mase, hingga jajaran pemerintah desa. Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang bersama KB Samsat dalam menghadirkan pelayanan publik yang responsif, adaptif, dan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Budiar Anwar, yang mewakili Bupati Malang membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa inovasi layanan pajak ini bertujuan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Harapan ke depan dengan pelayanan lebih baik maka PAD juga bisa meningkat. Opsen juga akan bertambah. Opsen itu penting untuk menambah pendapatan asli daerah,” ujar Budiar Anwar.

Ia menambahkan, pelayanan jemput bola seperti ini sangat membantu masyarakat, khususnya yang sebelumnya harus menempuh jarak cukup jauh untuk membayar pajak.

“Paling tidak memudahkan masyarakat yang jaraknya jauh. Kalau dulu harus ke MOG misalnya, sekarang mungkin lebih dekat ke sini,” tambahnya.

Kegiatan BMW kali ini mendapat antusias tinggi dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang. Seluruh jajaran kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten Malang, hingga ASN hadir dan memanfaatkan layanan pembayaran pajak yang tersedia di lokasi.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara, menegaskan bahwa program BMW merupakan strategi jemput bola yang telah dijalankan sejak tahun 2022 guna membangun kesadaran masyarakat dalam membayar pajak.

“Intinya mendekat kepada masyarakat. Hari ini kita mendekat kepada ASN. Bapenda tidak duduk manis, tetapi bagaimana kita menjemput bola dengan kondisi sekarang ini,” tegas Made Arya.

Menurutnya, digitalisasi pembayaran melalui QRIS menjadi langkah penting sesuai arahan pemerintah pusat dan Presiden RI dalam mempercepat transformasi layanan publik berbasis digital.

“Harapannya semua membayar dengan QRIS. Memudahkan dan menghindari transaksi yang tidak perlu. Jadi tujuan kami hari ini adalah memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan transparan,” jelasnya.

Made Arya juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya telah menyambangi lebih dari 100 desa melalui program BMW dan akan terus memperluas jangkauan pelayanan ke masyarakat umum, termasuk wilayah pedesaan dan kawasan pelosok Kabupaten Malang.

Melalui kegiatan BAPENDA BERKOBAR ini, Pemerintah Kabupaten Malang berharap kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban perpajakan semakin meningkat. Pajak yang dibayarkan masyarakat nantinya akan kembali untuk mendukung pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga berbagai program kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Malang.(den)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button