Non-ASN Ikut Disorot! Kejari Polman Apresiasi 6 Pegawai Berintegritas Tinggi

BeritaNasional.ID POLMAN SULBAR-Memasuki usia ke-81, Kejaksaan RI menegaskan komitmennya. Bukan sekadar penegak hukum, tapi penjaga marwah dan kepercayaan publik. Itu pesan utama yang digaungkan Kejaksaan Negeri Polewali Mandar dalam peringatan Hari Bhakti Adhyaksa, Kamis (2/8).
Bertempat di Ruang Pola Kantor Kejari Polman, peringatan tahun ini dikemas berbeda. Selain upacara, kegiatan dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Tujuannya satu: mengingatkan seluruh insan Adhyaksa agar bekerja dengan nurani dan akhlak.
Kepala Kejaksaan Negeri Polewali Mandar, Nur Cholis, bersikap tegas. Ia menyebut integritas adalah kunci utama agar masyarakat percaya kepada institusi Kejaksaan.
“Tema kita tahun ini ‘Integritas Membangun Kepercayaan’. Catat baik-baik. Tanpa integritas, tidak akan ada kepercayaan. Tanpa kepercayaan, kinerja kita di mata masyarakat tidak ada artinya,” tegas Nur Cholisdi
Sebagai bukti komitmen itu, Kajari Polman secara langsung menyerahkan penghargaan kepada 6 orang pegawai berprestasi. Yang menarik, 3 di antaranya adalah tenaga non-ASN.
Langkah ini menjadi sinyal jelas. Di Kejari Polman, integritas dan kinerja adalah ukuran utama. Bukan status.
“Kami tidak pandang bulu. Siapa yang bekerja dengan loyalitas, disiplin, dan integritas tinggi, wajib kami apresiasi. Termasuk rekan-rekan non-ASN. Mereka garda terdepan pelayanan,” ujar Nur Cholis.
Usai pemberian penghargaan, acara dilanjutkan dengan ceramah Maulid. Nilai kejujuran, keadilan, dan keteladanan Nabi Muhammad SAW ditegaskan sebagai kompas moral bagi setiap Jaksa dan pegawai Kejaksaan dalam mengabdi kepada bangsa.
Dengan usia 81 tahun, Kejaksaan dituntut tidak boleh lengah. Masyarakat kini semakin kritis. Karena itu, melalui momentum Hari Adhyaksa ini, Kejari Polman berkomitmen untuk terus membersihkan diri dari dalam, demi satu tujuan: menjadi institusi yang dipercaya rakyat.



