Lega Tak Lagi Kesulitan Air, Warga Sungkaen Sampaikan Terima Kasih kepada BRI Kupang

BeritaNasional.ID, KUPANG – Kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat kembali ditunjukkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Branch Office Kupang melalui penyerahan bantuan sumur bor dan bak penampungan air bersih di halaman PAUD Hosana Sungkaen, Desa Sungkaen, Kelurahan Naimata, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (26/10/2026).
Bantuan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut diserahkan kepada perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi NTT sebagai bentuk dukungan terhadap program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting).
Kehadiran fasilitas air bersih ini menjadi angin segar bagi masyarakat Sungkaen yang selama ini menghadapi kesulitan mendapatkan air, terutama ketika musim kemarau tiba. Sumur yang sebelumnya menjadi sumber air warga kerap mengering, sehingga masyarakat terpaksa mencari sumber air lain bahkan membeli air dari tangki untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Salah seorang warga, Marce Melinda Lopo, menyampaikan limpah terima kasih dan apresiasi kepada BRI Branch Office Kupang atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, fasilitas sumur bor dan bak penampungan air tersebut sangat membantu masyarakat yang selama ini harus berjuang mendapatkan air bersih.
“Terima kasih banyak kepada BRI. Dengan adanya bantuan ini, kami tidak lagi terlalu kesulitan mendapatkan air. Kalau musim panas, kami sangat kekurangan air karena sumur yang ada semakin lama semakin kering,” ungkap Marce.
Ia mengaku, sebelum adanya bantuan tersebut, dirinya hampir setiap hari harus membeli air dari tangki untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Kondisi itu tentu menambah beban pengeluaran keluarga, terlebih ketika sumber air yang biasa digunakan warga mulai mengering.
“Setiap hari saya sendiri membeli air dari tangki. Kalau sumur sudah kering, kami terpaksa mengambil air di tempat orang lain. Dengan adanya bantuan sumur bor ini, kami berharap tidak perlu lagi mengeluarkan biaya terlalu banyak untuk membeli air,” tuturnya.
Marce berharap fasilitas yang telah dibangun tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal dan dirawat bersama agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Ia juga berharap bantuan itu memberikan dampak positif bagi kesehatan keluarga, khususnya ibu dan anak, sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting di wilayah tersebut.
“Kami berharap bantuan ini bermanfaat bagi anak-anak, khususnya dalam upaya mencegah stunting. Semoga ke depan masyarakat semakin berkembang dan BRI terus maju,” tambahnya.
Bantuan sumur bor dan bak penampungan air ini tidak hanya ditujukan untuk menjawab persoalan kekurangan air bersih, tetapi juga menjadi bagian dari dukungan terhadap peningkatan kesehatan keluarga dan pencegahan stunting.
Stunting merupakan persoalan kesehatan yang membutuhkan penanganan terpadu dari berbagai pihak. Upaya pencegahan dan penurunan angka stunting tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan dunia usaha, BUMN, masyarakat, keluarga, dan pemangku kepentingan lainnya.
Ketersediaan air bersih menjadi salah satu faktor pendukung penting dalam menjaga kesehatan keluarga. Air yang memadai dibutuhkan untuk kebersihan diri, sanitasi lingkungan, pengolahan makanan, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, terutama bagi ibu hamil, bayi, dan balita.
Melalui bantuan tersebut, BRI Branch Office Kupang turut mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat intervensi pencegahan stunting melalui program Genting, yang mendorong keterlibatan berbagai pihak untuk membantu keluarga berisiko stunting sesuai dengan kebutuhan mereka.
Kehadiran fasilitas air bersih di Sungkaen diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus membantu menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.
Kegiatan serah terima bantuan TJSL tersebut dihadiri Kepala BKKBN Provinsi NTT, dr. Mauliwaty Bulo, M.Si., Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Kupang, drg. Francisca Johana H. Ikasasi, serta perwakilan manajemen BRI Branch Office Kupang, Werdhy Ndoenboey, bersama sejumlah staf lainnya.
Kegiatan ini mencerminkan pentingnya kolaborasi antara sektor perbankan, pemerintah, dan masyarakat dalam menjawab kebutuhan dasar warga serta mendukung program pembangunan di bidang kesehatan.*
Alberto



