
BeritaNasional.ID, Kisaran – Sedikitnya 20 Desa dan 1 Kelurahan yang tersebar pada 11 Kecamatan di Kabupaten Asahan terendam banjir. Banjir disebabkan curah hujan dengan intensitas sedang yang berlangsung cukup lama dan berulang – ulang selama beberapa hari mulai Minggu hingga Selasa dini hari tadi.
Akibatnya sekitar 707 rumah warga atau sebanyak 1.898 jiwa masyarakat yang tersebar di 11 wilayah Kecamatan di Kabupaten Asahan terdampak banjir, ujar Kepala BPBD Kabupaten Asahan Asrul Wahid yang dihubungi melalui Kepala Bidang Media Cetak dan Elektronik Dinas Kominfo Kabupaten Asahan via WhatsApp, Selasa (17/08/2021) pagi.
Dikatakan Tanjung, berdasarkan laporan situasi dari BPBD Kabupaten Asahan disebutkan bahwa banjir yang menggenangi ratusan rumah penduduk itu terjadi karena intensitas curah hujan yang turun berlangsung cukup panjang dan berulang – ulang selama beberapa hari mulai hari Minggu tanggal 15 Agustus sampai dengan hari Senin 16 Agustus 2021 di seluruh wilayah Kabupaten Asahan.
Akibatnya debit air menjadi naik dan menyebabkan beberapa aliran sungai dan anak sungai yang ada di wilayah Kabupaten Asahan meluap dan menggenangi areal permukiman warga. Hal ini juga diperparah dengan banyaknya parit dan saluran air yang tersumbat sehingga menyumbang genangan air semakin tinggi.
Berdasarkan laporan BPBD Asahan, ketinggian genangan air bervariatif sekitar 50 cm – 150 cm di atas permukaan tanah dan antara 30 cm – 60 cm di dalam rumah. Bahkan banjir yang diakibat curah hujan ini menimbulkan longsor pada ruas jalan Kabupaten di Dusun III Desa Gotting Sidodadi, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge sepanjang 50 meter dengan lebar 40 meter dan kedalaman lebih kurang 17 meter.
Terkait persoalan ini BPBD Kabupaten Asahan bersama dengan Pemerintah Kecamatan dan Desa masing – masing melakukan evakuasi terhadap warga terdampak banjir serta melakukan pengecekan secara langsung dan menginventarisir kerusakan sarana dan prasarana yang ada. BPBD juga mendirikan Posko Siaga Bencana, Posko Kesehatan dan Dapur Umum guna pemberian pemenuhan kebutuhan dasar bagi korban terdampak banjir, urai Kabid Media Cetak dan Elektronik Dinas Kominfo Asahan itu.
Adapun sejumlah Desa yang terdampak banjir tersebut antara lain Desa Tanah Rakyat di Kecamatan Pulo Bandring. Desa Sei Silau Tua, Desa Sei Silau Barat, Desa Urung Pane, dan Desa Bangun Sari di Kecamatan Setia Janji. Desa Perkebunan Sei Dadap I/II, Desa Perkebunan Sei Dadap III/IV, Desa Tanjung Alam, Desa Sei Kamah Baru, Desa Bahung Sibatu-batu, dan Desa Sei Alim Hasak di Kecamatan Sei Dadap.
Kemudian Desa Terusan Tengah di Kecamatan Tinggi Raja, Desa Karya Ambalutu di Kecamatan Buntu Pane, Desa Punggulan di Kecamatan Air Joman, Desa Rawang Lama, dan Desa Rawang Pasar IV di Kecamatan Rawang Panca Arga, Desa Hessa Air Genting di Kecamatan Air Batu, Desa Perkebunan Hessa Kecamatan Simpang Empat, Desa Gotting Sidodadi di Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, serta Kelurahan Siumbut – umbut di Kecamatan Kota Kisaran Timur.(krm)



