Abrasi, Sepanjang 1 Kilometer Tepi Pantai di Desa Gelung Situbondo Semakin Parah

SITUBONDO JAWA TIMUR, BeritaNasional.id – Abrasi tepi pantai sepanjang 1 kilometer di Desa Gelung, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo semakin parah. Hanpir setiap tahun tepi pantai ini terkikis ombak, Selasa (27/12/2022).
Keterangan yang disampaikan H. Hadi Bakuni Kepala Desa Gelung mengatakan bahwa, abrasi yang terjadi di Dusun Gumuk Utara RT.007 hingga RT.008 Desa Gelung ketika gelombang laut besar sudah masuk ke permukiman warga. “Hal ini sangat mengkawatirkan warga, karena kondisi abrasinya sangat parah sekali,” tutur Kades Gelung Hadi.
Lebih lanjut, Hadi mengatakan bahwa, plengsengan penaham ombak di Desa Gelung sudah rusak dihantam gelombang laut. “Oleh karena itu, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terhadap warga setempat, saya minta kepada pemerintah daerah, provinsi maupun pemerintah pusat untuk membangun talud atau breakwater,” kata Hadi.
Hadi menerangkan untuk membangun talud atau breakwater menggunakan Dana Desa tidak memungkinkan. Sebab, jika dana desa digunakan untuk membangun talud atau breakwater, maka program pembangunan lainnya di Desa Gelung akan terhambat. “Sebenarnya, pemerintahan desa sudah mengajukan proposal pata tahun 2020, tapi hingga saat ini tidak ada respon dari pemerintah,” ungkapnya.
Jika dibangun talud atau breakwater, sambung Kades Gelung, maka gelombang laut yang terjadi setiap tahun ini bisa ditahan oleh breakwater tersebut dan jika tidak ada pembangunan talud atau breakwater maka permukiman penduduk akan terkikis. “Untuk itu, saya mohon perhatian dari pemerintah untuk membangun talud atau breakwater,” pungkas Hadi. (Heru/Bernas)



