ACEHAceh TamiangBencana alamNasional

Akibat Bencana Hidrometeorologi, 19.622 Rumah Mengalami Kerusakan

Beritanasional.id | ACEH TAMIANG — Sedikitnya 19.622 rumah hunian warga mengalami kerusakan akibat Bencana Alam Hidrometeorologi Siklon Tropis Senyar pada 26 November 2026.

Hal itu berdasarkan data yang di sampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang Agusliayana Devita, S.STP, M.Si, Kamis (18/12/2025) pagi.

” Data sementara per tanggal 18 Desember 2026 rumah hunian warga yang mengalami kerusakan mencapai 19.622 rumah,” ungkapnya.

Menurut Devi kerusakan rumah hunian warga terbagi atas 4 kategori yaitu Rusak Ringan, Rusak Sedang, Rusak Berat dan Rusak Berat Hilang.

Devi merincikan untuk Kecamatan Bendahara Rusak Ringan sebanyak 1.667, Rusak Sedang sebanyak 1.025, Rusak Berat sebanyak 222. Kecamatan Banda Mulia Rusak Ringan sebanyak 761, Rusak Sedang sebanyak 373, Rusak Berat sebanyak 117. Kecamatan Kota Kualasimpang Rusak Ringan sebanyak 230, Rusak Sedang sebanyak 893, Rusak Berat sebanyak 644, dan Rusak Berat Hilang sebanyak 26.

Kemudian Kecamatan Kejuruan Muda Rusak Ringan sebanyak 572, Rusak Sedang sebanyak 35, Rusak Berat sebanyak 449. Kecamatan Sekerak Rusak Ringan sebanyak 233, Rusak Sedang sebanyak 104, Rusak Berat sebanyak 427. Kecamatan Rantau Rusak Ringan sebanyak 1.762, Rusak Sedang sebanyak 884, Rusak Berat sebanyak 467.

Sementara untuk Kecamatan Tamiang Hulu Rusak Ringan sebanyak 1.039, Rusak Sedang sebanyak 76, Rusak Berat sebanyak 469 dan Rusak Berat Hilang sebanyak 73. Kecamatan Bandar Pusaka Rusak Ringan sebanyak 111, Rusak Berat sebanyak 2.029 dan Rusak Berat Hilang sebanyak 7. Kecamatan Karang Baru Rusak Ringan sebanyak 286, Rusak Sedang sebanyak 140, Rusak Berat sebanyak 458.

Kemudian Kecamatan Manyak Payed Rusak Ringan sebanyak 90, Rusak Berat sebanyak 3. Kecamatan Tenggulun Rusak Ringan sebanyak 899, Rusak Sedang sebanyak 620, Rusak Berat sebanyak 281. Kecamatan Seruway Rusak Ringan sebanyak 266, Rusak Sedang sebanyak 8, Rusak Berat sebanyak 41.

“Data ini sifat masih sementara. Sewaktu – waktu akan berubah jumlahnya. Karena saat ini Tim Pendataan terus melakukan update data yang masuk setiap kecamatan,” ujar Devi.

Diketahui dari 216 kampung di 12 Kecamatan dalam Wilayah Kabupaten Aceh Tamiang tingkat kerusakan Parah 37.6 persen, 46.7 % mengalami kerusakan Sedang, sementara sisanya 15.7 % mengalami kerusakan Ringan.

” 81 kampung mengalami kerusakan Parah, 101 kampung mengalami kerusakan Sedang dan 34 kampung mengalami kerusakan Ringan”, rinci Devi.

Untuk itu sambung Devi, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menghimbau masyarakat tetap semangat untuk bangkit. Saatnya aktifkan bergotong royong semua saling bantu.

“Bencana ini dirasakan bersama, mari bahu membahu untuk bangkit secara bersama dan galang persatuan dan kesatuan bersama secara bergotong royong,” ungkap Devi mengakhiri.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button