DKI JakartaJabotabekMamasaPemerintahanSulawesi Barat

Aksi Jilid 1. Aliansi Mamasa Mamase Terdidik (ALMAMATER) Bawa 10 Tuntutan Di Kejaksaan Agung RI

BeritaNasional.ID.JAKARTA —Gelombang desakan terhadap penegak hukum kembali menggema Di Ibu Kota .

lima Kelompok yang bergabung di dalam Aliansi Mamasa Mamase Terdidik (ALMAMATER), HMI Cab Mamasa. GPPS Sulbar. Gepermasi . Kestim dan LP3. Aliansi Tersebut Yang Di Komandoi HMI Cab Mamasa.

Sebuah gerakan moral yang terdiri dari mahasiswa, akademisi, dan pemuda asal Kabupaten Mamasa, dan Provinsi Sulawesi Barat, melayangkan ultimatum keras kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung)

Mereka mendesak agar Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mamasa segera diperiksa, ditangkap, dan diadili secara terbuka atas serangkaian dugaan kasus korupsi dan praktik mafia jabatan yang telah mencoreng nama baik birokrasi Mamasa.

“Kami tidak datang membawa opini, tapi membawa seruan nurani rakyat Mamasa yang telah muak dengan praktik-praktik busuk yang dipelihara di balik meja kekuasaan,” tegas Juru Bicara ALMAMATER dalam aksi yang digelar hari ini di depan Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta (11 Juli 2025)

Juru bicara ALMAMATER, Muhlis mengungkapkan Sepuluuh Tuntutan utama yang harus segera ditindaklanjuti oleh Kejaksaan Agung:

1. Periksa dan Tangkap Sekda Mamasa yang diduga menjadi aktor sentral dalam berbagai skandal Dugaan Korupsi Di Kab Mamasa.

2. Audit Kekayaan Sekda, yang dinilai tidak sebanding dengan profil gaji dan jabatan birokrasi yang diemban (Harta Dan Aset)

3. Bongkar Peran Sekda sebagai Makelar Proyek di Dinas Pendidikan yang diduga menjadi pintu masuk praktik pengondisian proyek pendidikan di Mamasa.

4. Periksa Temuan Dugaan Korupsi Dana Perpustakaan Sebesar Rp1 Miliar lebih dan Dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang TPPU (Sebesar Rp2 Miliar yang berasal dari aktivitas ilegal tambang batu di wilayah Barru, Sulawesi Selatan.

5.. Periksa Sekda Mamasa Atas Dugaan Korupsi APBD Tahun 2024.

6.. Desak Kajati Sulbar Agar Menetapkan Tersangka Kasus Pembebasan Lahan Pasar Kab Mamasa.

7. Desak Kajari Mamasa Agar Serius Melakukan Audit Segala Bentuk Persoalan Dugaan Korupsi Di Kab Mamasa.

8..Evaluasi Keseluruhan Jajaran Kejaksaan Negeri Kab Mamasa.

9. Meminta Kepada Bupati Mamasa. Agar Tidak Melindungi bawahan nya Yang Terlibat Dugaan Kasus Korupsi.

10.Desak Kajati Sulbar Usut Tuntas Kasus Pembayaran Stadion Lapangan Lambanan Sebesar 2.5 M. Yang diduga Di Manipulatif oleh Pejabat Sebelum nya.

Menurut ALMAMATER, seluruh dugaan tersebut bukan isapan jempol belaka. “Ini bukan narasi hoaks. Ini data dan kesaksian lapangan yang telah kami himpun. Kami siap buka-bukaan di depan publik,” tegas mereka 11 Juli 2025.

Lebih jauh, ALMAMATER juga memperingatkan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat untuk tidak bermain mata dalam penanganan kasus ini.

“Jika Kejati Sulbar lamban atau memilih diam, maka Kejaksaan Agung harus turun langsung. Jangan gadaikan kepercayaan rakyat demi kenyamanan oknum birokrat yang kotor!” seru orator aksi.

Para massa Aksi ini juga menyampaikan bahwa apabila dalam waktu dekat tidak ada tindak lanjut konkret dari Kejagung, ALMAMATER akan mengonsolidasikan aksi yang lebih besar Di Kota Mamuju dan di tingkat nasional.
Dan Aksi Jilid Pertama ini . Hanya Menguji Gelombang massa Sekaligus Menguji Keseriusan Kejaksaan Tinggi Sulbar dalam Menangani Sebuah Persoalan yang Ada.

“Kami akan lawan Hukum bukan hanya tajam ke bawah. Sekali rakyat bergerak, tak ada yang bisa menghentikan,” tutup mereka dengan pekikan: *Tangkap Sekda Mamasa Dan Mafia Anggaran Di Kab Mamasa serta Evaluasi Semua Pihak Kejaksaan tinggi dan Kejari Mamasa. (*)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button