Daerah

Aktivis Pendidikan Perjuangkan Nasib ASN dan Non ASN Guru yang Belum Dapat TPG

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Upaya yang dilakukan aktivis pendidikan untuk mencairkan Tunjuangan Profesi Guru (TPG) terus dilakukan. Salah satunya dengan melaporkannya pada Bupati.

Hal itu disampaikan Babun Alimo’din, aktivis pendidikan, usai menghadap Bupati KH. Abd. Hamid Wahid, M.Ag pada BeritaNasional.ID. Menurutnya, ada sejumlah guru yang belum mempunyai SK Jabatan Fungsional, sehingga statusnya masih menjadi staff di Sekolah tersebut.

“Kami memperjuangkan nasib mereka, karena walaupun sudah menjadi guru, namun tidak bisa mendapatkan TPG,” kata ASN yang saat ini menjabat sebagai KS SDN Wringin 03, Jum’at, 30/5/2025.

Sehingga, lanjutnya, walaupun guru ASN tersebut berserdik (sertifikat pendidik), karena belum dapat SK Jabatan Fungsional, TPG-nya tidak bisa cair. Solusinya, SK mereka harus dirubah dari structural menjadi tenaga fungsional.

Ditambahkan, respon dari Ra Hamid, sapaan Bupati Bondowoso, sangat positif. Beliau akan mencari solusi agar seluruh guru Non ASN yang sudah lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) juga bisa mendapatkan TPG.

Informasinya, Ra Hamid juga sedang berjuang keras agar seluruh guru ASN dan P3K yang masih ditempatkan di Dinas Pendidikan (Disdik) bisa direlokasi. Karena masih terkendala dengan Undang Undang (UU).

“Bupati berjanji akan segera merelokasi P3K sesuai zonanya dengan membuat regulasi setelah melakukan konsultasi dengan MenPan RB. Ini sesuai dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati,” kata Babun (Syamsul Arifin/Bernas)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button