Daerah

Bacok Tetangga, Seorang Kakek di Ponorogo Diringkus Polisi

BeritaNasional.ID, Ponorogo – Jajaran Unit Reskrim Polsek Sukorejo berhasil meringkus pelaku tindak pidana penganiayaan. Terduga pelaku ditangkap sepuluh jam setelah melakukan pembacokan terhadap tetangganya sendiri, Minggu (19/4).

Pelaku berinisial SUR (69), warga Dukuh Ngujung, Desa Gandukepuh, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo. SUR diamankan petugas di rumahnya setelah melakukan penganiayaan dengan membacok kepala LG (34), pada Sabtu malam sekira pukul 21.00 WIB.

Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Sukorejo AKP Beni Hartono menjelaskan, awalnya korban LG dicurigai oleh SUR saat melewati belakang rumahnya. SUR mengira korban ini hendak mencuri ayam miliknya. Kemudian LG dilempar dengan batu oleh pelaku.

Tidak terima dengan perlakuan tersebut, keduanya cekcok, kemudian LG mengajak SUR untuk melapor ke RT setempat. Namun tiba – tiba pelaku mengayunkan sebilah celurit ke arah korban hingga mengakibatkan korban bersimbah darah karena tepat mengenai kepala bagian kiri.

“Awalnya korban dilempar batu karena dicurigai oleh pelaku hendak mencuri ayam. Akhirnya terjadi perang mulut antar keduanya. Kemudian korban mengajak pelaku untuk melapor ke RT untuk membuktikan bahwa korban tidak berniat untuk mencuri. Namun tiba – tiba pelaku membacok korban hingga tersungkur ke tanah,” jelas AKP Beni Hartono kepada awak media.

Selanjutnya korban dilarikan ke RS Darmayu Ponorogo untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Karena luka yang cukup serius pada pelipis kiri, kepala bagian kiri serta jempol kiri korban.

Mendapati laporan adanya kasus pembacokan tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku berikut barang buktinya.

“Pelaku berhasil kita tangkap dan saat ini dilakukan pendalaman pemeriksaan. Akan kita jerat pasal 351 ayat 2 dengan ancaman 5 tahun penjara,” tandasnya.

Adapun, barang bukti yang berhasil diamankan berupa 1 buah celurit, sepasang sandal jepit milik pelaku, dan sepasang sandal jepit milik korban.

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close