Daerah

Pabrik Jajanan Ringan di Ponorogo Terbakar, Kerugian Mencapai 3 Milyar

BeritaNasional.ID, Ponorogo – Kebakaran hebat melanda pabrik jajanan ringan UD Aneka Sari Pratama milik Joko Nurcahyo di Desa Tajug, Kecamatan Siman, Ponorogo, Sabtu (18/4).

Diduga api berasal dari percikan las listrik untuk perbaikan etalase. Akibat kebakaran tersebut, seluruh isi pabrik ludes terbakar sehingga mengalami kerugian material milyaran rupiah.

Menurut pemilik pabrik, Joko Nurcahyo, kejadian berawal saat karyawannya melakukan perbaikan etalase dengan menggunakan peralatan las listrik. Kemudian sekira pukul 13.45 WIB, percikan bunga api pada saat proses pengelasan ada yang jatuh di tumpukan kemasan makanan ringan dan menimbulkan kepulan asap hingga terjadi kebakaran hebat tersebut.

“Awalnya dari percikan las listrik yang digunakan karyawan untuk memperbaiki loteng jajanan,” ungkap Joko Nurcahyo.

Dirinya menegaskan pada saat kejadian semua karyawan selamat. Meski sebelumnya sempat berusaha memadamkan kobaran api dengan alat seadanya. Namun api semakin membesar, dan puluhan karyawan berhamburan lari keluar pabrik.

“Sebenarnya ada 40 karyawan, namun pada saat kejadian hanya ada 21 karyawan saja. Dan semuanya dipastikan selamat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto yang datang langsung ke lokasi kebakaran menjelaskan, pihaknya masih melakukan tahap penyelidikan penyebab kebakaran. Sedangkan upaya pemadaman yang mengalami kesulitan dan memakan waktu sekitar 4 jam tersebut disebabkan karena material pabrik banyak yang berbahan plastik. Selain itu juga diakibatkan keterbasan stok air untuk pemadam kebakaran.

“Untuk penyebab utama kita masih dalam tahap penyelidikan. Informasi sementara kebakaran ini berawal dari percikan api saat pengelasan sehingga menjalar ke lokasi pabrik. Dan nanti setelah api benar-benar padam kita lakukan olah TKP guna memastikan penyebab utama kebakaran ini. Korban jiwa nihil, sedangkan kerugian material ditafsir kurang lebih 3 milyar,” tandasnya.

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close