Badan Penganggaran MPR RI – PAN DPD Polman Helat Evaluasi dan Penguatan Program Kegiatan MPR

BeritaNasiinal.ID.POLMAN SULBAR —Ajbar Kadir, tampil sebagai narasumber dalam Evaluasi , dan Penguatan Program Kegiatan MPR , bersama DPD PAN Polewali Mandar , berlangsung di Aula Hotel Calista Wonomulyo, Kabupaten Polman, Sabtu 8 Maret.
Acara ini menjadi momentum penting untuk mengkaji efektivitas program MPR sekaligus menyerap aspirasi masyarakat daerah.
Hal tersebut disampaikan Ajbar, anggota DPR RI Dapil Sulbar Ajbar, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai anggota DPD RI.
Ajbar menekankan perlunya penguatan peran MPR sebagai penjaga konstitusi dan wadah penyampaian aspirasi rakyat.
“MPR harus lebih dari sekadar simbol kenegaraan. Kita perlu memastikan program-programnya benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama di daerah,” ujar Ajbar di depan konstituennya.
Dalam diskusi yang berlangsung hangat, Ajbar menguraikan bagaimana DPD sebagai representasi daerah harus lebih dilibatkan dalam proses legislasi nasional.
Ia juga mengkritisi masih terbatasnya kewenangan DPD dan mendorong adanya revisi regulasi untuk memperkuat posisi daerah dalam kebijakan nasional.
“Kalau DPD diberi ruang lebih luas dalam proses legislasi, maka suara daerah akan lebih kuat terdengar di pusat. Ini penting untuk mempercepat pembangunan yang merata,” tambahnya.
Selain membahas penguatan program MPR. Ajbar juga mengajak peserta yang didominasi kader PAN dan masyarakat serta awak media setempat untuk lebih aktif menyosialisasikan nilai-nilai kebangsaan.
Selaku Wakil Ketua Badan Pengkajian MPR RI. Ia mengusulkan agar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) dikemas lebih menarik agar mudah dipahami generasi muda.
“Kita harus pastikan anak-anak muda tidak sekadar hafal Pancasila. Tapi benar-benar menghayati maknanya dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Selain itu, Ajbar juga membeberkan mulai tahun ini lomba cerdas cermat peserta didik kembali diselenggarakan se Indonesia, dan penghargaan yang harus diberikan berupa beasiswa, Tentu saja untuk memotivasi generasi muda. Dan ini akan menjadi usulan nantinya. Tegas Ajbar
Di akhir kegitan lanjut dengan sesi diskusi dan tanya jawab, yang dirangkaikan dengan buka Puasa bersama. (Yuni)



