Borong Prestasi di KPPN Bondowoso, Rutan Kraksaan Raih Tiga Penghargaan Sekaligus

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM— Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kraksaan di bawah naungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Semester II Tahun 2025 yang dirangkai dengan Stakeholder Day oleh KPPN Bondowoso, Rutan Kraksaan berhasil memborong tiga penghargaan sekaligus, Kamis (12/2/2026).
Adapun penghargaan yang diraih meliputi Peringkat III Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bendahara Terbaik, Peringkat I Penyampaian Saldo Rekening Tercepat, serta Peringkat I Kinerja Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Terbaik untuk satuan kerja dengan pagu di atas Rp5 miliar wilayah Kabupaten Probolinggo.
Kepala Rutan Kraksaan, Galih Setiyo Nugroho, menegaskan bahwa capaian tersebut bukan sekadar prestasi administratif, melainkan wujud komitmen institusinya dalam mendukung tata kelola keuangan negara yang baik.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran dalam menjaga disiplin, ketepatan, dan akuntabilitas pengelolaan anggaran. Kami berkomitmen untuk terus mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas kinerja keuangan secara transparan dan profesional,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala KPPN Bondowoso, Alexander Budi Dayantoro, menyampaikan apresiasi kepada seluruh satuan kerja yang menunjukkan kinerja pelaksanaan anggaran secara konsisten. Menurutnya, penghargaan ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi mitra kerja untuk terus menjaga pengelolaan anggaran yang transparan, akurat, dan sesuai ketentuan perbendaharaan negara.
“Kami mengapresiasi satuan kerja yang mampu melaksanakan anggaran secara tepat waktu dan berkualitas. Capaian ini diharapkan dapat mendorong peningkatan akuntabilitas serta efektivitas pengelolaan APBN,” ungkapnya.
Prestasi tersebut menjadi pengakuan atas komitmen Rutan Kraksaan dalam mewujudkan pengelolaan anggaran yang tertib, akuntabel, dan sesuai regulasi. Ke depan, capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus memperkuat kualitas perencanaan dan pelaksanaan anggaran, sekaligus meningkatkan integritas organisasi demi pelayanan publik yang semakin optimal.
(Yul/Bernas)



