Buka Manakarra Taekwondo Festival, Bau Akram Dai : Ajang Lahirkan Atlet Berprestasi Sulbar

BeritaNasional.ID MAMUJU SULBAR–Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Provinsi Sulawesi Barat, Bau Akram Dai, secara resmi membuka Manakarra Taekwondo Festival VI Antar Pelajar se-Sulawesi Barat Tahun 2026.
Pembukaan ajang bergengsi ini berlangsung meriah di Atrium Mall Maleo Town Square Mamuju pada Sabtu, 18 Juli 2026.
Kejuaraan yang digelar selama dua hari, yakni pada tanggal 18 hingga 19 Juli 2026, ini diikuti oleh ratusan pelajar dari berbagai kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat.
Pelaksanaan kejuaraan ini sendiri sejalan dengan program Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, yang gencar mendorong peningkatan indeks prestasi, kualitas sumber daya manusia (SDM), serta optimalisasi kegiatan kepemudaan yang positif di daerah.
Dalam sambutannya, Bau Akram Dai menyampaikan rasa bangganya melihat perkembangan olahraga taekwondo di Sulawesi Barat saat ini. Ia mengungkapkan bahwa olahraga bela diri ini telah menjelma menjadi salah satu cabang olahraga yang sangat diminati oleh berbagai kalangan masyarakat, terutama kelompok anak-anak usia dini.
”Saya sangat bangga melihat perkembangan taekwondo di Sulawesi Barat. Saat ini, olahraga ini telah diminati banyak kalangan, bukan hanya remaja dan dewasa saja, namun terutama oleh anak-anak kita. Ini menjadi potensi besar yang harus terus kita bina dan kembangkan secara berkelanjutan demi masa depan olahraga daerah,” ujar Bau Akram.
Kepala Dispoparekraf menilai bahwa kehadiran generasi muda yang melimpah ini merupakan sebuah aset yang harus dikawal secara serius melalui program latihan terstruktur.
”Melalui kejuaraan Manakarra Taekwondo Festival VI ini, kita berharap dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi di masa depan yang akan mampu membawa dan mengharumkan nama baik Sulawesi Barat ke kancah nasional hingga internasional,” tambah Bau Akram mengenai target jangka panjang pembinaan tersebut.
Kepada para atlet yang bertanding, Bau Akram menyampaikan pesan penyemangat agar mereka memanfaatkan kejuaraan tersebut dengan sebaik-baiknya.
”Para atlet mesti memanfaatkan kejuaraan ini untuk menampilkan kemampuan terbaiknya dan menunjukkan hasil latihan maksimal yang telah mereka jalani selama ini,” ujarnya.
Kendati persaingan di atas matras akan berlangsung sengit, Kepala Dispoparekraf mengingatkan agar para atlet tidak melupakan esensi utama dari sportivitas.
Bau Akram menekankan pentingnya menjaga mental juara yang sehat dengan tetap menjunjung tinggi kejujuran dan rasa saling menghormati sepanjang kompetisi berlangsung hingga penutupan acara



