Malang

Bupati Sanusi Hadiri PKKMB UNIRA, Tercatat 9.509 mahasiswa baru berasal dari 12 provinsi

BeritaNasional,ID. Kabupaten Malang – Universitas Raden Rahmat (UNIRA) Malang terus mencatat tren peningkatan minat calon mahasiswa dari berbagai wilayah di Indonesia. Hal ini tampak jelas saat pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 yang digelar di Kampus UNIRA, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, pada Sabtu (5/9/2026).

Acara tersebut berlangsung meriah dan dihadiri langsung oleh Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., bersama Rektor UNIRA Malang, jajaran Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang, para kepala perangkat daerah, Camat Kepanjen, serta unsur Forkopimcam setempat dan seluruh civitas akademika kampus.

Minat Meluas Hingga ke Berbagai Penjuru Indonesia

Dalam kesempatannya, Bupati Sanusi menyampaikan apresiasi sekaligus pengamatannya terhadap perkembangan UNIRA yang semakin hari semakin diminati masyarakat secara nasional. Tercatat, sebanyak 9.509 calon mahasiswa baru telah mendaftar pada tahun ini, dengan sebaran asal yang mencakup 12 provinsi di seluruh Indonesia.

Angka tersebut menjadi bukti nyata bahwa kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di UNIRA terus tumbuh dan melampaui batas wilayah Kabupaten Malang.

“Ini adalah prestasi luar biasa. Dengan semakin banyaknya mahasiswa yang datang dari berbagai daerah, UNIRA turut membantu menyediakan pendidikan terbaik bagi anak-anak Kabupaten Malang agar mereka memiliki kesempatan meningkatkan kualitas diri,” ujar Sanusi di hadapan ribuan mahasiswa baru.

Sanusi juga menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan salah satu kunci utama kemajuan bangsa. Oleh karena itu, peran perguruan tinggi sangatlah strategis dalam menyiapkan generasi muda yang kompeten, berkarakter, dan mampu menjawab tantangan masa depan.

Teguran Keras: Lingkungan Kampus Harus Aman dari Perundungan

Selain membahas kemajuan akademik, Bupati Sanusi juga menyoroti aspek keamanan dan kenyamanan lingkungan belajar. Secara tegas, ia menyampaikan bahwa mahasiswa baru berhak mendapatkan suasana kuliah yang sehat, aman, dan bebas dari segala bentuk perundungan.

“Mahasiswa baru harus punya keberanian. Jika melihat atau mengalami ketidakbenaran, perundungan harus berani disuarakan dan segera disampaikan kepada Rektor maupun para pembimbing,” tegasnya.

Pesan ini disampaikan agar mahasiswa baru tidak merasa takut atau tertutup, melainkan berani melaporkan segala bentuk pelanggaran demi kenyamanan bersama selama menempuh pendidikan di kampus.

UNIRA Siap Menempa Calon Pemimpin Bangsa

Sementara itu, Rektor UNIRA Malang, Syech Abdul Qodir Jaelani, menyampaikan visi pendidikan yang diusung kampusnya. Ia menjelaskan bahwa UNIRA tidak hanya bertugas mencetak lulusan yang menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan kepemimpinan.

“Selama empat tahun ke depan — delapan semester — UNIRA siap menjadi kawah candradimuka bagi mahasiswa untuk menempa diri,” ujar Rektor.

Dijelaskan pula, proses pendidikan di UNIRA dirancang tidak hanya untuk mengejar capaian akademik semata. Mahasiswa juga akan dibekali keberanian, integritas, kepedulian sosial, serta kemampuan menghadapi berbagai persoalan kehidupan nyata. Landasan ini disiapkan guna menyongsong visi Indonesia Emas 2045, di mana lulusan UNIRA diharapkan turut menjadi bagian dari pemimpin bangsa yang berkualitas.

Mengusung Nilai Khaira Ummah sebagai Pondasi Utama

Dalam menjalankan seluruh proses pendidikan tersebut, UNIRA Malang juga berkomitmen mengusung prakarsa Khaira Ummah, yaitu membangun generasi yang berupaya memperjuangkan kebenaran, mencegah kemungkaran, dan senantiasa berlandaskan keimanan kepada Allah SWT.

Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi pondasi yang kokoh bagi setiap mahasiswa. Sehingga setelah lulus nanti, mereka tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual, mampu mengelola kehidupan sosial, dan berani mengambil peran aktif dalam pembangunan bangsa dan negara.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah serta sinergi seluruh elemen civitas akademika, UNIRA Malang kini optimis terus tumbuh dan berkembang menjadi pusat pendidikan yang melahirkan generasi unggul, berkarakter mulia, dan siap menjawab tantangan zaman. (den)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button