Daerah

Di Sinyalir Ada Penyimpangan, FPII Korwil Waykanan Kawal Penyaluran BPNT Oleh PT.MJM

BeritaNasional.ID, Waykanan- PT Mubarokah Jaya Makmur ( MJM ) yang diketahui sebagai suplayer dan menjadi pihak ketiga dalam penyaluran dan pendistribusian Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM), memuai berbagai sorotan dan  disinyalir pendistribusiannya tidak sesuai dengan harapan.

Meski hal ini sudah berulang kali di lakukan oleh PT.MJM, terkait pendistribusian yang tidak sesuai harapan pemerintah dan masyarakat , dan hal ini tidak membuat efek jerah, meski sudah di laporkan dan di beritakan oleh LSM dan Wartawan namun tak berarti.

Dalam penyaluran sembako/BPNT yang dibagikan kepada pihak KPM diduga masih tidak sesuai dengan total uang yang masuk ke rekening KPM sebesar Rp 200.000.

Bila KPM  yang ada di Kabupaten Waykanan mencapai lebih kurang  36.000 KK,  maka Masyarakat Way Kanan diperkirakan mengalami kerugian hampir mencapai milyaran rupiah dalam perbulannya.

Dan ini diperkuat dengan sembako yang diterima (KPM) satu tahun terakhir seperti ; Beras 10 kg, telur 1 kg/16 butir, buah pir 1 kg, kentang 1 kg, dan kacang hijau 1/2 kg.

Menurut sumber, saat pembagian di Kampung Negeri Baru dan Negeri Batin Kecamatan Blambangan Umpu selasa 21 Juli 2020 yang lalu,  bahwa pengiriman sembako yang mereka terima masih dari PT. Nubarokah Jaya Makmur (MJM) yang berkantor cabang di Kampung Setia Negara Kecamatan Baradatu Way Kanan.

Atas dugaan kerugian yang ditimbulkan dalam penyaluran bantuan sembako/BPNT ke masyarakat oleh PT. MJM, maka  Forum Pers Independent Indonesia (FPII ) Koordinator wilayah ( Korwil ) Kabupaten Way Kanan akan mengawal proses penyaluran hingga sampai ke tangan masyarakat ( KPM ) guna mencegah kebocoran bantuan untuk masyarakat kurang mampu.

Hal itu disampaikan Ketua Korwil Way Kanan  Indra Jaya Saputra saat di konfirmasi melalui ponselnya,  selasa 4 Agustus 2020.

Lanjut Indra Jaya, bila penyaluran BPNT oleh PT MJM di  bulan Agustus dan bulan-bulan berikutnya masih dipandang merugikan masyarakat, maka FPII akan melakukan kritik yang lebih keras.

“kita akan kawal pembagian BPNT bulan Agustus ini dan bulan selanjutnya, bila  program ini kedepan masih dijadikan ajang untuk memperkaya diri oleh pihak tertentu, khususnya oleh Suplayer dalam hal ini PT MJM, maka kita akan lakukan kritikan lebih keras lagi. Sebagai salah satu Organisasi, FPII kemungkinan akan melakukan Aksi/demo,g” ungkap Indra Jaya.(Risal Bakri)

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close